Di tahun 2020 lalu, reksadana menjadi investasi terpercaya dengan profit harian paling populer di Indonesia. Ini karena reksadana adalah investasi online terbaik, termudah dan termurah bagi siapa saja.

Namun baru-baru ini, muncul investasi crypto (kripto) yang tidak kalah gampang dan dapat mendatangkan untung hingga ratusan juta rupiah. Jadi, manakah aset investasi online terbaik untuk investor pemula?

Investasi di zaman sekarang sudah jauh lebih gampang dan fleksibel dilakukan berkat kecanggihan teknologi. Kita juga bisa memulai investasi dengan modal yang lebih terjangkau dan tetap berkesempatan meraih untung sebesar-besarnya.

Namun sebelum memulai investasi, Anda wajib mengenal betul-betul calon instrumen investasi pilihan mulai dari karakteristik, cara kerja, hingga keuntungan dan kerugiannya.

Yuk kita cari tahu mana yang paling menguntungkan dari investasi online reksadana crypto pada artikel kali ini! Pastikan membaca sampai tuntas, supaya Anda semakin mantap memilih jenis investasi terpercaya dengan profit harian terbaik.

Apa Itu Reksadana Crypto?

investasi

Sebelum melihat lebih jauh ke perbandingan untung dan rugi investasi reksadana crypto, mari kita pahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan reksadana dan crypto berikut ini. Mengetahui karakteristik masing-masing investasi terpercaya dengan profit harian ini akan membantu Anda dalam memilih jenis investasi.

Reksadana adalah Wadah Investasi Otomatis untuk Pemula

Bagi banyak masyarakat awam, investasi seperti saham merupakan hal yang rumit untuk dijalankan secara mandiri. Untuk bisa mendapat keuntungan dari investasi, Anda dituntut untuk bisa membaca situasi, kondisi serta pertumbuhan pasar secara berkala. Belum lagi Anda harus punya modal besar, jeli melihat peluang, dan mampu membandingkan produk saham mana yang bagus untuk diinvestasikan.

Semua tuntutan di atas berhasil disiasati oleh investasi online terbaik baru bernama “Reksadana”. Reksadana hadir sebagai jawaban alternatif investasi untuk investor yang cuma punya modal kecil, sedikit pengetahuan, pengalaman dan waktu untuk menjalankan investasi. Dengan reksadana online, Anda tidak perlu repot belajar menghitung resiko atau mengamati situasi pasar saham setiap hari.

Cukup tanamkan modal pada sebuah aset reksadana persis selayaknya ketika Anda menabung. Modal tersebut akan dikelola oleh sistem pintar otomatis bernama manajer investasi. Dari sini Anda bisa mendapatkan profit atau keuntungan investasi secara berkala setiap hari.

Kapanpun Anda ingin menarik keuntungan tersebut, Anda hanya perlu menjual aset dan uang akan masuk secara otomatis ke rekening Anda. Sangat praktis, bukan?

Sekarang pun orang-orang bisa berinvestasi reksadana dengan modal awal hanya 10 ribu rupiah saja! Tidak heran, reksadana sempat dinobatkan sebagai investasi online terbaik bagi masyarakat Indonesia.

Reksadana juga terbagi ke dalam 4 jenis yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan investasi, yaitu:

  • Reksadana saham: reksadana saham mempunyai keuntungan paling tinggi. Tetapi, resikonya juga tergolong cukup besar karena mengikuti harga saham pada umumnya.
  • Reksadana obligasi: reksadana pada aset surat utang (obligasi) dengan keuntungan cukup tinggi. Namun resikonya juga relatif besar.
  • Reksadana pasar uang: reksadana favorit masyarakat karena bisa dibeli dengan harga murah, memiliki keuntungan stabil dan resiko yang sangat rendah. Direkomendasikan untuk investor pemula.
  • Reksadana campuran: aset reksadana yang terdiri dari campuran saham, obligasi dan pasar uang dalam persentase tertentu. Untuk mendapatkan rekomendasi campuran ini, Anda harus berkonsultasi dengan manajer investasi di aplikasi reksadana atau konsultan terlebih dahulu.

Crypto adalah Mata Uang Digital Baru dengan Nilai Fantastis

Setelah mengenal apa itu reksadana, sekarang mari lihat apa itu crypto. Istilah crypto mungkin sudah sangat sering kita dengar belakangan ini. Cryptocurrency dikenal sebagai mata uang digital baru yang bisa digunakan untuk transaksi online atau investasi dan trading.

Saat ini pun, investasi crypto sudah mulai ikut populer di Indonesia dan bisa dibeli dari Bursa Berjangka. Beragam jenis koin crypto seperti Bitcoin, Tether, Ethereum, serta Dogecoin menjadi aset-aset investasi yang menjanjikan dan marak digunakan. Mengapa demikian?

Alasannya tak lain karena koin-koin crypto tersebut mempunyai nilai yang sangat tinggi. Kenaikan nilai koin crypto juga tergolong sangat cepat dan tak terbatas jumlahnya berkat didukung oleh teknologi blockchain.

Teknologi blockchain jugalah yang menjadikan investasi crypto dapat dilakukan oleh komunitas secara mandiri, tanpa perlu dijamin, diawasi atau diatur oleh pihak ketiga otoriter seperti bank. Dalam sistem blockchain, seluruh data dilindungi dengan ketat oleh komputer. Semua data tidak dapat diedit dan bersifat transparan untuk publik, sehingga data tidak dapat dibobol.

Setidaknya sampai saat ini ada 10 jenis koin crypto yang sah beredar dan bisa digunakan untuk investasi terpercaya dengan profit harian, yakni:

  • Bitcoin
  • Dogecoin
  • Ethereum
  • Cyronium (buatan asli Indonesia)
  • Ripple
  • Cardano
  • Litecoin
  • Monero
  • EOS
  • Tether

Membandingkan Investasi Terpercaya dengan Profit Harian Reksadana Crypto

investasi

Sudah mengenal apa itu reksadana crypto, kini tibalah waktunya membandingkan keduanya! Tidak ada satupun jenis investasi yang lepas dari keuntungan dan kerugian. Supaya tidak menyesal atau merugi kelak, lebih baik kita memahami terlebih dahulu semua bentuk untung rugi dari sebuah investasi.

Mari lihat apa saja keuntungan dan kerugian dari masing-masing aset investasi tadi.

Keuntungan dan Kerugian Investasi Online Reksadana

Keuntungan yang bisa Anda peroleh dari investasi reksadana adalah:

1. Mempunyai Jangka Waktu Investasi yang Jelas Terukur

Setiap aset investasi reksana mempunyai jangka waktu yang sudah jelas terukur. Alhasil Anda dapat lebih mudah menentukan besaran profit serta kapan bisa mendapatkannya.

Semisal reksadana obligasi yang jatuh tempo dalam kurun waktu kurang dari setahun. Sementara reksadana pasar uang mempunyai jangka waktu 1-2 tahun, dan reksadana pasar uang dengan waktu investasi di atas 5 tahun.

Dengan mengetahui waktu investasi dari masing-masing aset, Anda dapat lebih mudah menyesuaikan produk investasi dengan kebutuhan atau tujuan yang ingin dicapai.

Artikel Terkait  Apakah Ethereum Masih Worth Dicoba oleh Pemula?

2. Lebih Mudah karena Dikelola Manajer Investasi Profesional

Anda tidak butuh banyak skill untuk berinvestasi di reksadana karena ada manajer investasi profesional yang siap membantu proses investasi. Manajer investasi ini mempunyai kecerdasan dan kemampuan mumpuni di bidang investasi. Akibatnya, ia dapat membantu merekomendasikan tipe reksadana terbaik dan cocok dengan karakteristik Anda pribadi.

Anda tidak perlu cemas dengan kualitas dan kredibilitasnya, sebab setiap manajer investasi harus sudah mengantongi izin kerja dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan lisensi resmi lainnya.

3. Bisa Dimulai dengan Modal Kecil

Tidak perlu banyak modal untuk memulai investasi reksadana. Ibarat menabung, Anda bisa berinvestasi reksadana dengan modal berapa saja. Bahkan saat ini banyak aplikasi investasi reksadana online yang menawarkan tabungan reksadana dari 10 ribu rupiah dengan profit harian.

4. Setiap Reksadana Punya Risiko Berbeda

Terakhir, Anda tetap bisa memilih sendiri jenis reksadana yang ingin diinvestasikan. Setiap aplikasi investasi reksadana menyediakan banyak jenis aset dengan beragam besar risiko mulai dari yang tertinggi sampai yang terendah.

Kalau Anda baru memulai dan ingin “bermain aman”, cobalah untuk memilih reksadana yang resikonya rendah seperi reksadana pasar uang. Ketika Anda sudah paham bagaimana pola kerja dunia investasi, tidak ada salahnya untuk mencoba reksadana saham yang resikonya lebih tinggi.

Sementara kerugian dari investasi reksadana adalah:

5. Perubahan Harga Pasar

Walaupun dikelola oleh manajer investasi, harga-harga aset di reksadana juga bisa berubah naik dan turun mengikuti harga pasar atau bursa. Seperti pada masa pandemi tahun 2020 kemarin, banyak aset investasi reksadana yang mengalami penurunan dan minus profit gara-gara harga aset di bursa sedang anjlok.

Sebaiknya Anda tetap berpikir tenang dalam situasi seperti itu. Ingatlah bahwa tidak ada kondisi yang abadi, dan investasi adalah proses jangka panjang. Aset yang hari ini turun harganya, besok bisa saja sudah kembali naik dan membawa untung besar.

Anda juga bisa memanfaatkan momen penurunan nilai aset dengan membeli portofolio sebanyak-banyaknya. Siapa tahu beberapa bulan lagi Anda justru akan mendapat keuntungan berlipat karena harga investasi kembali naik?

6. Kegagalan Manajer Investasi

Masalah tak terprediksi lainnya adalah kegagalan dari manajer investasi dalam mengelola investasi Anda. Ini adalah salah satu resiko yang harus ditanggung oleh investor reksadana, mau tak mau.

Kegagalan manajer investasi bisa diakibatkan oleh sejumlah faktor. Semisal kesulitan mencairkan dana karena sebagian besar investor memilih menjual asetnya di waktu yang bersamaan (risiko likuiditas).

Kelebihan dan Kekurangan Trading Crypto

Bagaimana dengan crypto? Apakah crypto lebih baik dari reksadana atau justru sebaliknya? Mari kita mulai dengan melihat kelebihan dari trading atau investasi crypto berikut ini:

1. Bersifat Universal

Investasi crypto dapat dilakukan oleh siapa saja dan tanpa syarat alias universal. Anda bisa saja berinvestasi crypto dengan komunitas internasional dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar dibandingkan investasi lokal.

Namun untuk di Indonesia, investor yang mau mencoba crypto disyaratkan minimal mempunyai KTP. Ini karena crypto masih menjadi hal yang baru di Tanah Air.

2. Cepat dan Tidak Bergantung pada Pihak Ketiga

Crypto diminati karena proses investasinya yang super cepat. Sistem blockchain pada crypto yang tidak perlu bergantung ke pihak ketiga memungkinkan transaksi jual-beli aset berlangsung dalam hitungan detik saja. Tak peduli Anda membeli atau menjual crypto pada nasabah internasional sekalipun, transaksi tetap berjalan dalam hitungan detik.

Hal ini sangat berbeda dengan reksadana yang proses jual-beli asetnya bisa memakan 3-4 hari kerja. Proses transaksi reksadana memang masih memerlukan sistem bank sebagai fasilitator. Alhasil investor harus menunggu verifikasi dan transfer dari bank kustodian.

Artikel Terkait  Apa itu Cryptocurrency? Mengenal Lebih Dalam Tentang Cryptocurrency

3. Transparan dan Aktif 24 Jam

Semua data dan uang crypto tidak bisa dibobol atau dimanipulasi siapapun karena sifatnya yang kaku dan transparan. Semua transaksi terekam dan ditampilkan secara terbuka (publik), jadi siapapun dapat memantau atau melakukan audit aset-aset crypto milik sendiri dan orang lain.

Sistem blockchain juga sangat sulit diedit, bahkan oleh penggunanya sendiri. Semua data transaksi yang dibuat akan langsung tersimpan begitu saja dan bersifat tetap (fixed). Otomatis, hacker maupun oknum usil tidak bisa memanipulasi data-data tersebut. Sedangkan data investasi di reksadana mempunyai tingkat transparansi yang agak lebih tertutup.

Terakhir, crypto juga dapat dijalankan selama 24 jam setiap hari karena menggunakan sistem komputer yang selalu online. Anda hanya perlu memiliki koneksi internet yang terhubung ke aplikasi blockchain saja.

Meski mempunyai banyak keuntungan, crypto tetap tidak lepas dari sejumlah kerugian dan resiko seperti:

4. Jumlah Nilai Crypto yang Tak Terprediksi

Nilai mata uang crypto sulit diprediksi karena sampai hari ini masih belum ada pakem-pakem mendasar atau aset yang dapat dianalisis sebagai patokan. Investor tidak dapat memastikan nilai pertumbuhan pasti dari aset crypto di masa yang akan datang. Belum lagi ada banyak faktor yang bisa memengaruhi naik-turunnya nilai aset crypto secara drastis.

5. Belum Ada Aturan Hukum

Aset crypto lahir semata-mata karena diciptakannya sistem blockchain. Selebihnya, aset ini masih memerlukan aturan hukum yang sah untuk melindungi transaksi jual-beli yang berlangsung di dalamnya. Namun sampai hari ini, naik-turunnya aset crypto murni karena permintaan pasar dan tidak diatur oleh aturan hukum sama sekali.

6. Naik Cepat dan Turun Cepat

Terakhir, crypto dipandang sebagai aset yang nilainya terlalu cepat naik dan juga turun. Anda bisa untung puluhan persen hari ini, tetapi juga bisa rugi besar besok. Semuanya serba tidak pasti dalam investasi ini.

Demikianlah pembahasan seputar investasi reksadana crypto. Jadi manakah yang lebih baik untuk dicoba? Semuanya kembali lagi kepada Anda selaku investor yang siap menanggung untung-rugi investasi pilihan. Ingatlah untuk bersikap bijak sebelum berinvestasi agar kelak tak menyesal.

Terima kasih sudah mengikuti sampai di sini. Semoga membantu, dan sampai bertemu di artikel informatif lainnya dari Crypto Markey!