Sudah pernah mendengar istilah Bitcoin Cash atau BCH? Walau sama-sama bernama “Bitcoin”, ternyata Bitcoin Cash berbeda lho dari Bitcoin pada umumnya alias BTC.

Kegunaan dan harga dari BTC serta BCH juga berbeda. Jadi, jangan sampai Anda salah menggunakan jenis Bitcoin dalam transaksi.

Pas sekali, kami sudah menyiapkan artikel spesial berisi rangkuman perbedaan BTC dan BCH. Yuk cari tahu apa saja perbedaan BTC dan BCH langsung pada artikel berikut ini. Selamat membaca!

Apa Itu Bitcoin Cash (BCH)?

Nama Bitcoin mungkin sudah begitu sering Anda dengar dan pahami maksudnya. Namun bagaimana dengan BCH? Apakah BCH adalah bentuk uang tunai dari Bitcoin?

Nyatanya tidak seperti itu. Bitcoin Cash adalah produk baru turunan dari Bitcoin (BTC) biasa. Alhasil, Bitcoin Cash adalah salah satu mata uang digital Crypto (Cryptocurrency).

Walaupun dibuat dari “bahan dasar” yang sama, BCH mempunyai kegunaan yang sangat berbeda dari Bitcoin biasa. Bayangkan Anda semisal sedang menikmati dua jenis hidangan, yakni nasi goreng dan nasi kuning. Meskipun sama-sama terbuat dari nasi, nyatanya cita rasa kedua hidangan tersebut berbeda, bukan?

Bitcoin diluncurkan sekitaran tahun 2009, sedangkan BCH baru ada pada tahun 2017. BCH dihadirkan untuk menambah kapasitas kinerja blok pada blockchain. Dulu, Bitcoin biasa hanya mempunyai kapasitas kerja blok sebesar 1 MB. Tetapi BCH memiliki kemampuan kapasitas sebesar 8 MB dan baru-baru ini diperbaharui menjadi 32 MB.

Akibatnya transaksi dengan BCH bisa menjadi jauh lebih cepat, efisien dan terjangkau dibandingkan BTC. Namun kesempatan masih terbuka amat lebar bagi BCH untuk bisa berkembang dengan lebih baik lagi di masa depan, sebab sampai saat ini ada banyak pengembang yang berusaha memaksimalkan kinerja dari BCH.

Artikel Terkait  Kunci Sukses Investasi crypto dengan Investasi Yang Didanai

Perkiraan Nilai Harga Bitcoin Cash Saat Ini

Tawaran kecanggihan dari BCH tentu membuat harganya cukup melambung di masyarakat. Kabar bagusnya, harga Bitcoin Cash tidak sebegitu tinggi dibandingkan harga Bitcoin biasa.

Harga Bitcoin Cash saat ini setara dengan 6,8 juta rupiah per kepingnya. Harga tersebut sangat jauh di bawah jika dibandingkan dengan harga 1 Bitcoin biasa yakni 491 juta rupiah. Jadi kalau Anda tertarik untuk memiliki Bitcoin, tidak ada salahnya untuk mencoba membeli BCH terlebih dahulu sebagai permulaan.

Tidak perlu cemas kehabisan, sebab jumlah total koin BCH yang beredar sekarang diperkirakan ada sebanyak 18 juta keping. Nantinya jumlah ini akan terus bertambah hingga maksimal 21 juta keping BCH.

Asal Muasal Kemunculan BCH

bitcoin cash

Bitcoin Cash adalah koin baru yang dibuat dari Bitcoin biasa. Namun bagaimana cerita asal muasal ketika BCH diciptakan?

Pada Awalnya, Ada 2 Jenis Bitcoin

BCH awalnya dibuat hanya untuk membantu fungsi kerja Bitcoin sebagai alat transaksi. BCH tidak digunakan untuk investasi. Jadinya komunitas masyarakat digital mempunyai 2 jenis Bitcoin: BTC untuk investasi, dan BCH untuk transaksi jual-beli barang online. Inilah juga yang mendasari perbedaan harga yang amat jauh antara BTC dan BCH.

Bitcoin (BTC) Mulai Bermasalah Seiring Ketenarannya

Seiring berjalannya waktu, muncul berbagai masalah seputar investasi dengan BTC. Sering sekali terjadi perdebatan di kalangan komunitas Bitcoin terkait nilai atau harga pasti dari Bitcoin. Bitcoin biasa mulai dinilai kurang luwes untuk investasi.

Apalagi kemampuan kinerja blok Bitcoin hanya sebesar 1 MB. Angka tersebut jelas sangat kecil, sementara jaringan Bitcoin terus bertambah padat seiring orang-orang semakin gencar memakainya untuk investasi dan jual-beli.

Semakin sering sebuah Bitcoin diperjual-belikan, maka data-data yang tersimpan di blok akan semakin banyak. Kapasitas 1 MB jelas tidak cukup untuk menampung semua data yang ada.

Komunitas Bitcoin terus memanas gara-gara buruknya kinerja Bitcoin yang berefek kemana-mana. Transaksi dengan Bitcoin menjadi tidak efisien, menumpuk, dan memunculkan peningkatan biaya tambahan transaksi.

Perdebatan terus terjadi hingga komunitas Bitcoin terpecah menjadi 2 kubu: satu ingin tetap mempertahankan kapasitas blok BTC 1 MB dan menambah sistem “Segwit” (Segregated Witness); satu lagi ingin menambah kapasitas blok BTC menjadi 8 MB supaya blockchain Bitcoin bisa menampung lebih banyak transaksi.

Pemisahan BCH dari BTC

Solusi akhirnya muncul di tahun 2017 melalui sistem dan situasi “Hard Fork”. Tepatnya pada tanggal 1 Agustus 2017, Hard Fork sukses memisahkan blockchain Bitcoin dan melahirkan BCH.

Cryptocurrency yang satu ini menawarkan alternatif kapasitas blok yang lebih besar untuk menyimpan data, lebih cepat dalam menyelesaikan transaksi, dan jauh lebih murah biaya. Akibatnya transaksi dan investasi dengan Bitcoin menjadi lancar kembali.

Persamaan dan Perbedaan BTC dan BCH

bitcoin cash

Sekilas sudah sempat disinggung beberapa perbedaan BTC dan BCH. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah rincian persamaan dan perbedaan BTC dan BCH.

Kesamaan BTC dan BCH

  • Terbuat dari “bahan baku” atau “pabrik” yang sama. Kedua mata uang digital ini dibuat dan memiliki white paper yang sama.
  • Memiliki sistem penambangan dan bonus penambang yang sama.
  • Mempunyai jumlah persediaan keping yang sama, yakni maksimal 21 juta keping. Bitcoin sudah dibuat sebanyak 16 juta keping koin, sedangkan BCH sekarang ada sekitar 18 juta keping.

Perbedaan BTC dan BCH

  • Tingkat kesulitan dan kekuatan penambangan koin atau “hash rate” yang berbeda.
  • Ukuran kapasitas blok masing-masing koin yang berbeda. Blok BTC hanya sebesar 1 MB, sedangkan BCH saat ini memiliki blok berukuran 32 MB.
  • BTC ditemukan oleh Satoshi Nakamoto dan dirilis pada tahun 2009, sementara BCH baru ada pada tahun 2017 dan diciptakan oleh Bitcoin Unlimited melalui Hard Fork.
  • Komunitas BTC lebih mengedepankan aspek desentralisasi ekonomi, tidak berizin maupun kepercayaan, dan sifat tahan sensor. Lalu komunitas BCH lebih mementingkan keluwesan koin untuk digunakan secara massal dalam transaksi.
  • Harga yang sangat jauh berbeda. 1 BTC bisa menembus ratusan juta rupiah, sedangkan 1 BCH hanya senilai 6 juta rupiah saja. Perbedaan harga ini juga dikarenakan oleh perbedaan jumlah peminat.
  • Ukuran blok BCH yang lebih besar membuat biaya transaksinya lebih murah. Transaksi BTC jauh lebih mahal karena bloknya lebih kecil.
Artikel Terkait  Fungsi “Moving Average” dalam Proses Investasi Bitcoin Anda

Jadi, Manakah yang Lebih Baik untuk Investasi?

Setelah menyimak pembahasan lengkap di atas, pastinya sekarang Anda sudah siap untuk menjawab pertanyaan terakhir ini. Manakah mata uang Bitcoin yang paling cocok untuk Anda pakai investasi? Jawabannya kembali lagi pada preferensi dan kebutuhan Anda.

Walaupun BCH dikatakan hanya sebagai mata uang untuk transaksi, nyatanya ada juga orang-orang yang menggunakannya untuk investasi. Nilai BCH juga bisa saja terus bertambah sehingga menjadikannya sebagai aset investasi yang menjanjikan.

Apalagi BCH masih akan terus mengalami pengembangan menjadi semakin baik, cepat dan canggih. Akibatnya masih besar kemungkinan bagi BCH untuk menjadi sepopuler BTC dan memiliki harga fantastis ratusan juta. Jadi tunggu apa lagi, mulailah investasi Bitcoin Anda dari sekarang sebelum terlambat!

Demikianlah rangkuman penjelasan lengkap tentang perbedaan BTC dan BCH dari kami untuk Anda. Semoga artikel kali ini mampu menambah wawasan Anda seputar jenis-jenis instrumen investasi kekinian ya!

Dapatkan juga lebih banyak pembahasan terkait Bitcoin, Crypto dan sejenisnya hanya di Crypto Markey.

Sampai jumpa lagi di artikel seru informatif lainnya dari Markey, sayonara!