IDO adalah salah satu hal penting yang wajib kita pahami ketika berkecimpung dalam dunia crypto. IDO crypto adalah bagian dari crowdfunding cryptocurrency dengan berbagai kegunaan. Seperti apa?

Ada beberapa jenis offering yang muncul dalam dunia investasi kripto, yakni IDO, ICO, IEO dan IPO. Semuanya mempunyai peranan masing-masing yang penting dalam crypto crowdfunding platform. Mari berkenalan lebih lanjut dengan sistem IDO selengkapnya di sini.

Definisi IDO Adalah

IDO adalah singkatan dari Initial Dex Offering. Intial offering sendiri merujuk pada sebuah tahapan dari crowdfunding cryptocurrency (penggalangan dana kripto).

IDO adalah platform crowdfunding cryptocurrency terdesentralisasi yang dipandang menarik oleh banyak orang. Banyak project yang merilis koin crypto, token, maupun stablecoin turut serta mengadakan penggalian dana IDO.

Ada pula yang mengartikan IDO adalah mekanisme crypto exchange (pertukaran) berdasarkan kumpulan dan pasangan likuiditas. Melalui pertukaran inilah pihak penyelenggaran project bisa mendapatkan dana.

Kehadiran IDO membuka cara baru pengumpulan dana yang praktis di dunia crypto. Sudah ada banyak project yang diketahui mencari dana via IDO semenjak Agustus tahun 2021.

3 Proyek yang Didanai IDO Crypto Crowdfunding Platform

Sejatinya ada banyak sekali project crypto yang dirilis dengan pendanaan IDO crypto crowdfunding platform. Beberapa di antaranya yang terkenal adalah:

SushiSwap IDO

Pertama ada project SushiSwap IDO. Pengguna token SushiSwap berhasil memindahkan lebih dari $1,14 miliar aset crypto Uniswap ke SushiSwap berkat Intial Dex Offering. Platform pertukaran aset dilakukan menggunakan Ethereum sebagai pengganti blockchain Uniswap.

UMA Protocol IDO

Berikutnya ada UMA Protocol (Universal Market Access) yang menjadi contoh kesuksesan Initial Dex Offering lainnya. Pengembangan teknologi UMA membuka jalan bagi DeFi developer untuk merancang aset sintetis memakai sistem Ethereum.

Akibatnya, nilai token UMA cukup tinggi. Harga satu token UMA bisa mencapai lebih dari USD $25. Pun nilai total kapitalisasi pasarnya kini diketahui menembus USD $1,5 miliar lebih.

Raven Protocol IDO

Project Raven menggunakan teknologi blockchain sebagai bahan inovasi dunia machine learning serta kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Sistem protokol deep-learning yanng berhasil dikembangkannya mempunyai sifat desentral, sehingga pekerjaan dapat berlangsung lebih cepat dan murah.

Artikel Terkait  MACD | Ketahui Pergerakan Aset Cryptocurrency Anda

Sejarah Perkembangan dan Alasan Pentingnya IDO Adalah

Seperti yang sempat dikatakan sebelumnya, ada beberapa jenis crypto crowdfunding platform yang bisa kita gunakan yakni IDO, IPO, IEO dan ICO. Tapi banyak orang meyakini IDO crypto adalah penggalian dana yang terbaik dari opsi lainnya. Kenapa?

Ada sejumlah alasan mengapa IDO crypto adalah crowdfunding cryptocurrency terbaik, seperti mekanismenya yang jauh lebih sempurna, apik dan menguntungkan. Initial Dex Offering menawarkan Anda likuiditas aset yang lebih baik pada semua tingkatan harga.

Selain itu, platform IDO crypto mempunyai kecepatan kinerja yang luar biasa. Ia bisa menghasilkan dana besar dengan cepat. Alhasil, IDO sangat direkomendasikan untuk project-project crypto baru yang membutuhkan biaya besar dalam waktu singkat.

Lalu mengapa sistem IDO bisa sangat canggih seperti itu? Jawabannya terletak pada sejarah perkembangan platform ini.

Bergerak mundur ke belakang, Initial Dex Offering sesungguhnya adalah inovasi lanjutan dari IEO (Initial Exchange Offering) dan ICO (Initial Coin Offering). Itulah mengapa sistem IDO terasa mirip dengan ICO, IEO maupun STO (Security Token Offering).

IEO dan ICO sudah lebih dulu ada dan populer di dunia jual beli token crypto perdana. Namun sebagai teknologi crowdfunding awal, tentu saja keduanya mempunyai kelemahannya masing-masing. Di sinilah IDO hadir sebagai teknologi yang lebih sempurna. Semua masalah pada sistem lama mampu diatasi oleh IDO.

Salah satunya adalah IDO lebih terdesentralisasi ketimbang IEO ataupun ICO. IDO memiliki mekanisme peenggalangan dana yang lebih adil tanpa melakukan pre-mines. Ia juga menyumbang lebih banyak potensi positif pada crypto market, baik bagi perusahaan atau pembeli.

Bagi perusahaan, IDO adalah alat bantu terbaik ketika merilis token. Pihak pengembang dapat merilis sendiri crypto mereka tanpa perlu melibatkan campur tangan orang lain, atau mengkhawatirkan ancaman seperti human error dan hack system.

Sedangkan dari sisi konsumen, IDO membantu mengamankan token yang baru dibeli langsung ke dalam crypto wallet dan personal key masing-masing. Masyarakat yang berminat dengan token baru tak perlu bersaing sengit di pre-mines. Dengan begini, seluruh pihak crypto market akan sama-sama diuntungkan.

Beda IDO, ICO, IEO dan IPO

Sedari tadi kita membahas sepintas soal IDO, ICO, IEO dan IPO. Apa perbedaan dari keempat crypto crowdfunding platform ini?

IPO, ICO, IEO dan IDO cryptp adalah empat cara menggalang dana yang serupa tapi tak sama dalam dunia investasi. Gambaran garis besar kinerja setiap crowdfunding cryptocurrency ini adalah:

  • ICO dan IPO (Initial Public Offering): seluruh aktivitas transaksi dan tanggung jawab di dalamnya dikelola penuh oleh emiten.
  • IEO: semua aktivitas crowdfunding dipegang langsung oleh host pertukaran khusus yang terpusat (sentral). Terdapat biaya exchange yang dibebankan pada perusahaan.
  • IDO: gabungan atau kombinasi dari ICO dan IEO.

Ada yang meyakini bahwa IDO crypto adalah bentuk terbaru dari crowdfunding IEO. Lembaga atau perusahaan crypto baru dapat menukar token secara langsung pada trader dalam sistem Initial Dex Offering dan Initial Exchange Offering.

Bedanya, Anda tidak perlu membayar biaya exchange saat menggunakan IDO. Perbedaan lainnya, IDO menggunakan sistem DEX (Decentralized Exchange) alih-alih CEX (centralized exchange).

Lalu bagaimana dengan STO? Dalam hal ini, STO lebih berfokus mengurus aset dengan keuntungan yang bersifat moneter. Token sekuritas dibuat untuk mendukung kontrak investasi di STO. Sistem crowdfunding ini juga tunduk pada aturan pemerintah, sementara di IDO belum ada peraturan ketat yang mengatur aktivitas pendanaan.

7 Keuntungan IDO Adalah

Sejumlah benefit dari menggunakan crowdfunding IDO crypto adalah:

1. Ada Akses Ke Likuiditas Dagang

IDO membuka akses langsung bagi konsumen ke likuiditas serta perdagangan token-token crypto baru. Tidak perlu lagi melakukan initial waiting period atau pre-miners selayaknya pada ICO dan IEO.

2. Mudah Memperoleh Dana

IDO menghapus tahapan pengecekan IEO yang rumit. Alhasil, Anda bisa lebih mudah dan cepat memperoleh dana dari sumber atau crowdsource.

3. Sistem Lebih Transparan

Anda bisa melacak semua aktivitas penggalian dana karena seluruh kegiatan dilakukan dalam blockchain (on chain). Transparansi menjadi keunggulan yang disukai komunitas crypto, terlebih orang-orang dapat melakukan verifikasi kontrak token sebelum membeli aset baru.

4. Sangat Fleksibel

Selain cepat, tingkat fleksibilitas sistem Initial Dex Offering juga sangat tinggi. Investor tak perlu lama-lama menunggu koin baru pilihan resmi masuk bursa. Mereka bisa segera menguangkan aset investasi sesegera mungkin setelah proses IDO rampung.

5. Tak Perlu Biaya Pendaftaran

Pendaftaran token ke bursa biasanya dikenakan biaya yang cukup mahal. Namun dengan IDO, setiap project tak perlu membayar biaya ataupun mengantongi izin dari pihak otoriter lain. Ini karena semua proses di IDO sepenuhnya bersifat desentral.

6. Support Banyak Tipe Wallet

Sistem Initial Dex Offering mendukung banyak jenis crypto wallet, jadi, konsumen dapat lebih leluasa bertransaksi koin baru.

7. Divalidasi Langsung oleh Komunitas

Keuntungan terakhir IDO crypto adalah terdapat Vocal Community Members yang bersedia mengecek sekaligus memvalidasi langsung setiap project token yang terdaftar. Selain lebih terjamin kualitas akhirnya, cara ini juga membuka lebih banyak project crypto baru maupun kolaborasi dari orang-orang yang tertarik.

Artikel Terkait  Ingatlah 3 Pola Candlestick ini di Pasar Mata Uang Kripto

4 Cara Crowdfunding di IDO Adalah

Agar bisa bergabung dalam pendanaan IDO, Anda harus mengikuti step by step lengkap seperti di bawah ini.

Step 1: Melakukan Prosedur KYC/AML

Setiap investor baru di IDO wajib menuntaskan prosedur KYC/AML sebelum bisa bergabung untuk investasi atau pendanaan.

KYC/AML adalah peraturan wajib terkait pendanaan yang berlaku di banyak negara. Pun IDO mewajibkan proses KYC guna menghindari pelanggaran atau masalah hukum di kemudian hari.

Step 2: Masuk White-Listing

Setelahnya, investor akan masuk ke dalam white list. Proses ini dikenal juga dengan nama White-Listing.

Selama proses ini, Anda mungkin akan diberikan beberapa tugas, seperti mengikuti profil sosmed tertentu, me-repost postingan, atau bergabung ke dalam grup resmi.

Step 3: Menyiapkan Crypto Wallet

Jangan lupa menyiapkan crypto wallet. Anda akan diminta menyiapkan dan menghubungkan wallet untuk memudahkan proses investasi serta menerima token.

Pilihlah dompet crypto yang dianjurkan oleh pihak penyelenggara project. Ada banyak wallet crypto kekinian yang mendukung sistem IDO. Anda bisa memilih wallet yang paling nyaman digunakan dan aman.

Step 4: Mempelajari Cara Kerja DEX

Sistem IDO bekerja dengan DEX (Decentralized Exchange). Oleh karena itu, pelajari bagaimana cara kerja DEX supaya Anda terbiasa ketika menggunakannya. Banyak donatur IDO pada akhirnya tertarik melakukan trading dengan DEX.

Demikianlah pembahasan artikel kali ini seputar crypto crowdfunding platform: Initial Dex Offering (IDO). Meskipun teknologi ini sudah sangat menguntungkan, IDO tetap membutuhkan pengembangan lebih lanjut serta peningkatan skalabilitas kinerjanya.

Supaya bisa bertahan lama pun, IDO membutuhkan minat investasi jangka panjang dari user DeFi. Bagaimana, apakah Anda juga tertarik menggunakan IDO sebagai cara crowdfunding crypto?

Atau, Anda mau lebih banyak belajar seputar dunia crypto? Yuk update wawasan dengan beragam berita dan tips belajar crypto lainnya di CRYPTO MARKEY. Cukup klik https://crypto.markey.id/ untuk langsung terhubung ke beragam artikel crytpo informatif gratis. Sampai bertemu lagi!