Tahukah Anda bahwa ada 5 smart contract platforms resmi terbaik abad ini? Ya, kali ini kami akan mengajak Anda melihat jajaran platform kontrak pintar tercanggih yang pernah ada!

Anda tidak perlu menyusun kontrak pintar dari nol. Cukup pilih platform penyedia smart contract yang pas dengan kebutuhan, lalu lakukan modifikasi. Mudah, bukan?

Tapi Anda harus cermat memilih platform smart contract yang tepat. Jangan sampai salah pilih dan berujung pada kegagalan proyek.

Untuk itu, yuk langsung simak list 5 smart contract platforms terbaik ini yang sudah kami rangkum khusus buat Anda!

5 Smart Contract Platforms Terbaik : Review Kinerja, Keunggulan dan Kekurangannya

smart-contract-platforms-2

Smart contract platforms adalah media yang bisa kita gunakan untuk mengembangkan sistem kontrak kerja pintar. Dari semua platform smart contract yang ada saat ini, terdapat 5 jenis yang paling direkomendasikan untuk bisnis :

1. Ethereum

Siapa yang tidak mengenal platform Ethereum? Nama Ethereum sangat terkenal berkat kesuksesan proyek tokenisasinya yakni “Ethereum” (dikenal juga sebagai “Ether”, “ETH”, atau “ERC-20”).

Namun masih sedikit yang menyadari bahwa Ethereum adalah smart contract platform paling stabil. Ia juga lebih mudah dikembangkan karena memiliki tool development, referensi koding dan dukungan komunitas terbanyak.

a. Mengapa Memilih Smart Contract Platforms Ethereum?

Ethereum pertama kali dirilis pada Juli 2015. Perkembangan Ethereum terbilang pesat sejak saat itu, hingga mampu memfasilitasi smart contract untuk beragam hal: mulai dari game online sampai token ICO.

Bahkan faktanya, proses perilisan dan penawaran token baru di ICO masih mengacu pada standar token ERC-20 sampai saat ini.

Keunggulan smart contract platform Ethereum terletak pada tingkatan standardisasi dan daya dukungnya. Ethereum telah menerbitkan pedoman dan aturan pemrograman yang jelas, dan hal ini sangat membantu developers untuk mengembangkan smart contract tanpa banyak resiko kegagalan.

Dari sisi daya dukungan, Ethereum mempunyai kapitalisasi pasar terbesar dibandingkan seluruh platform lainnya. selain itu, tim Ethereum juga sepenuhnya berdedikasi untuk meningkatkan cara pembuatan dan pengoperasian kontrak pintar ini.

Untuk tujuan ini juga, pengembang Ethereum bahkan turut membuat bahasa pemrograman khusus bernama Solidity. Bahasa ini membantu proses standardisasi Ether sekaligus mempermudah pengaturan kontrak sesuai keinginan user.

a. Permasalahan Terkait Ethereum

Meski populer dan sudah sangat aman, nyatanya Ethereum tetap tidak lepas dari sejumlah isu-isu masalah. Permasalahan tersebut memang sudah diatasi, namun tetap ada baiknya bagi Anda untuk tahu demi mengantisipasi terulangnya permasalahan yang sama.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah masalah keamanan siber mengungkap titik-titik kelemahan serius dalam platform smart contract. Sebuah studi dari peneliti Singapura dan Inggris menemukan 34.000 kontrak pintar Ethereum yang masih rentan terhadap bug.

Pengembang Ethereum dengan cepat mengatasi bug di kodenya dengan merilis pembaruan ERC223 dan ERC777. Walau begitu, masalah besar masih tetap ada dalam kode baru yang dikembangkan oleh smart contract developer. Jadi Anda harus rutin mengevaluasi aplikasi kontrak pintar yang dimiliki.

c. Fitur dan Kelebihan Smart Contract Platforms Ethereum

Berikut adalah fitur-fitur sekaligus kelebihan yang bisa Anda peroleh jika memakai smart contract Ethereum:

  • Proses set up yang gratis. Biaya transaksi tambahan untuk pembuatan kontrak biasanya dibebankan dalam bentuk gas fee.
  • Sudah terdapat pedoman serta rujukan pasti untuk developers.
  • Memiliki token standar Ethereum (ERC-20).
  • Dilengkapi oleh bahasa pemrograman sendiri, “Solidity”.
  • Tersedia banyak bantuan dan literatur pemrograman untuk dipelajari mandiri (otodidak).
  • Hampir semua blockchain developers sudah berpengalaman dengan koding Ethereum.
  • Mempunyai komunitas pembangunan yang mutakhir.

d.  Kekurangan Smart Contract Platform Ethereum

Sedangkan kekurangan Ethereum smart contract adalah:

  • Jaringan bisa mengalami kelebihan muatan (overloaded) karena terlalu banyak dipakai.
  • Beberapa pengguna mengaku biaya perawatan Ethereum lebih mahal dibandingkan platform smart contract lain.
  • Para pengembang telah menemukan sejumlah masalah keamanan dengan kode Ethereum.
  • Masih ada kode kontrak pintar yang berkualitas buruk, dan berakhir membuat kontrak-kontrak sukses dibobol hackers.

2. NEM

Rekomendasi selanjutnya adalah NEM. Smart contract platforms ini dirilis pada tahun yang sama dengan Ethereum, tepatnya Maret 2015.

Bedanya, NEM dibuat menggunakan bahasa pemrograman Java. Seperti yang Anda mungkin sudah ketahui, Java adalah salah satu bahasa pemrograman dengan pengguna terbanyak di dunia.

a. Mengapa Memilih NEM?

NEM patut untuk dicoba mengingat ia sangat gampang untuk diakses. Programmer tidak perlu repot mempelajari bahasa pemrograman khusus seperti Solidity, cukup dengan menguasai Java saja.

Selain praktis, NEM juga lebih aman ketimbang Ethereum karena Java sudah lebih berkembang dibandingkan Solidity. Sudah ada banyak pembaharuan dan sistem proteksi yang dikembangkan untuk Java.

Pun baru-baru ini NEM merilis pembaruan Mijin v.2 atau Catapult yang menjadikannya platform kontrak pintar paling aman tahun ini menurut ulasan berbagai tech security.

Poin ketiga yang menjadikan NEM menarik adalah tingkat skalabilitanya. Kontrak NEM bisa mengelola hingga 100 transaksi per detik (untuk perbandingan, Ethereum dapat memproses sampai 15 per detik).

Oleh karena alasan-alasan inilah makin banyak developers yang beralih mencoba NEM untuk proyek mereka.

b. Fitur dan Keunggulan Platform Smart Contract NEM

Rincian kelebihan smart contract NEM adalah:

  • Mudah digunakan karena dibuat dengan Java.
  • Tidak memiliki bahasa pemrograman khusus.
  • Telah teruji memiliki performa yang baik dan cepat.

c. Kekurangan Platform Smart Contract NEM

Sementara poin-poin kelemahan dari NEM mencakup:

  • Masih sedikit tool development yang bisa digunakan.
  • Mempunyai komunitas pengembang yang lebih kecil dan terbatas (tidak pasti ada di setiap negara).
  • Tidak terdesentralisasi secara optimal karena kode pemrograman NEM tidak dari blockchain.

3. HF (Hyperledger Fabric)

Kompetitor “ketat” Ethereum adalah HF atau Hyperledget Fabric. Smart contract media ini dirilis pada akhir tahun 2015 oleh Linux Foundation.

Hyperledget Fabric adalah proyek open source dengan tujuan mendukung perkembangan notasi buku besar (ledger) terdistribusi merata berbasis blockchain. Uniknya, HF terdiri dari beberapa varian framework berbeda yakni:

  • Hyperledger Burrow.
  • Hyperledger Indy.
  • Hyperledger Sawtooth.
  • Hyperledger Fabric.
Artikel Terkait  Apa Itu Smart Contract Blockchain? 7 Manfaat & Cara Kerjanya

a. Mengapa Memilih Hyperledger Fabric?

Hyperledger Fabric telah membuktikan dirinya sebagai alternatif terbaik dari platform Ethereum. Media ini turut dikembangkan oleh IBM dan menghasilkan infrastruktur “kode rantai” sebuah blockchain canggih yang dapat memfasilitasi operasi kontrak pintar.

Masih sama seperti Ethereum, para pengembang Hyperledger juga menciptakan seperangkat alat yang sangat membantu proses pengembangannya. Alat tersebut bernama Hyperledger Composer yang berbasis Javascript.

Pemrograman smart contract jadi lebih mudah dan efisien berkat Javascript. Namun yang lebih keren lagi adalah Anda bisa menggunakan bahasa pemrograman umum untuk mengolah Hyperledger. Caranya cukup menginstal modul bahasa pemrograman pilihan di Go.

Fitur ini membuat Hyperledger jauh lebih fleksibel karena developer tidak perlu bergantung pada satu bahasa untuk merancang smart contract. Terakhir, Hyperledger merupakan permission network yang mana seluruh partisipannya wajib mencantumkan identitas jelas dan asli.

Alhasil Hyperledger menjadi salah satu pilihan smart contract platforms terbaik untuk bisnis karena aman dan mudah dikembangkan.

b.  Permasalahan Terkait Hyperledger Fabric

Buat Anda yang tertarik menggunakan platform ini, masih ada satu hal yang perlu diwaspadai: Hyperledger tidak punya sistem tokenisasi sendiri.

Fakta ini dapat menimbulkan masalah bagi sebagian kalangan. Ketiadaan token otomatis membatasi jenis-jenis perjanjian yang bisa diproses (kurang fleksibel).

Itulah mengapa Hyperledger kurang disarankan bagi perusahaan yang mau mengembangkan smart contract mereka sebagai sarana transfer pembayaran (misalnya ICO). Akan lebih baik jika mereka menggunakan platform lain yang memiliki token

c. Fitur dan Kelebihan Platform Smart Contract Hyperledger

Berikut adalah fitur dan kelebihan yang dimiliki platform smart contract Hyperledger:

  • Gratis digunakan.
  • Bersifat open source.
  • Didukung oleh IBM.
  • Didukung oleh komponen plug in.
  • Kontrak bisa dibuat menggunakan berbagai jenis bahasa pemrograman umum.
  • Mempunyai sifat keanggotaan permissioned dengan identitas diri jelas.
  • Mempunyai performa kerja yang baik dan telah teruji.

d.  Kelemahan Platform Smart Contract Hyperledger

Satu-satunya kelemahan Hyperledger Fabric adalah tidak mempunyai sistem token.

4. WAVES

Masih belum menemukan platform smart contract yang pas dengan kebutuhan Anda? Tenang, Anda bisa mencoba WAVES.

Dirilis pada Juni 2016 lalu, WAVES sukses menjadi salah satu platform kontrak pintar terbaik menurut banyak developer.

Pun sama seperti Hyperledger, WAVES bersifat open source (terbuka). Media ini diciptakan dengan tujuan mengatasi berbagai rintangan implementasi blockchain seperti masalah kecepatan dan skalabilitas

a. Mengapa Memilih WAVES?

WAVES mengklaim dirinya sebagai platform smart contract khusus untuk memfasilitasi transaksi beraneka jenis token. Kinerja baiknya selama ini membuktikan keunggulan WAVES untuk memfasilitas berbagai transaksi, termasuk ICO.

Anda bisa bekerja dengan cepat untuk membuat dan mendistribusikan token sendiri dengan WAVES. Hanya perlu beberapa menit saja untuk menyusun token dengan WAVES, bahkan hal ini bisa dilakukan tanpa banyak menguasai ilmu teknis.

Khusus untuk pedoman terkait smart contract, Anda bisa langsung mengeceknya di publikasi whitepaper WAVES.

b. Fitur dan Kelebihan Platform Smart Contract WAVES

Terdapat dua fitur sekaligus keunggulan WAVES, yakni:

  • Sangat ideal untuk penjualan massif dan event seperti ICO.
  • Tidak membutuhkan banyak pengetahuan pembuatan token.

c.  Kelemahan Platform Smart Contract WAVES

Sedangkan sisi negatif dari platform kontrak pintar ini mencakup:

  • Masih sedikit digunakan oleh masyarakat.
  • Menurut beberapa reviewer, platform ini tidak serbaguna (kurang fleksibel).

5. Stellar

Rekomendasi platform smart contract yang terakhir adalah Stellar. Stellar bisa dibilang sebagai smart contract media “tertua” dari yang lain karena dirilis pada tahun 2014.

Stellar Smart Contract dikelola oleh Stellar Development Foundation dan sempat beberapa kali dinyatakan sebagai startup blockchain paling menarik di dunia. Kini, Stellar cukup banyak digunakan oleh bisnis-bisnis besar berskala global.

a. Mengapa Memilih Stellar?

Salah satu manfaat utama Stellar yang menarik perhatian pebisnis adalah kemampuannya memfasilitasi transaksi internasional.

Pada akhir 2017 lalu, Stellar bermitra langsung dengan KlickEx dan IBM untuk menghadirkan cara baru transaksi antar negara di kawasan Pasifik Selatan yang murah meriah. Taktik ini berhasil dan menjadikan nama Stellar populer di kalangan masyarakat.

Ketika mencoba Stellar, Anda mungkin akan merasa bahwa platform ini lebih sederhana dan simpel dibandingkan Ethereum. Namun Stellar masih lebih kompleks dibandingkan NEM.

Bagusnya, Stellar benar-benar dirancang untuk memfasilitasi kontrak pintar sederhana seperti ICO. Jadi ia tetap memiliki daya guna tinggi serta mudah dipelajari cara pakainya.

b. Fitur dan Kelebihan Platform Smart Contract Stellar

Poin-poin keunggulan terbaik dari Stellar adalah:

  • Sangat murah dan terjangkau jika dibandingkan dengan Ethereum.
  • Platform yang simpel dan mudah digunakan siapa saja.
  • Memiliki kinerja yang baik.
  • Sudah mempunyai citra positif di kalangan bisnis-bisnis global.
  • Ideal untuk ICO.

c. Kelemahan Platform Smart Contract Stellar

Namun ada satu kelemahan Stellar yang perlu diwaspadai, yakni sistemnya yang kurang cocok untuk pengembangan kontrak pintar yang kompleks.

Itulah 5 smart contract platforms terbaik abad ini. Setelah membaca review masing-masing di atas, kini Anda bisa memilih platform smart contract terbaik sesuai kebutuhan. Selamat mencoba!

Yuk ikuti terus CRYPTO MARKEY supaya tidak ketinggalan update seru seputar dunia crypto. Baca gratis kumpulan artikel penuh wawasannya hanya di https://crypto.markey.id/ ya, sampai bertemu lagi!