Apakah Binance coin aman untuk diinvestasikan? Bagaimana cara investasi di Binance yang mudah, aman dan praktis untuk pemula?

Belakangan ini, trend investasi Binance coin sedang marak di masyarakat. Tidak cuma Bitcoin atau Ether saja yang menguntungkan, koin Binance (BNB) juga menjanjikan profit yang tak kalah besar.

Namun terdapat sedikit perbedaan strategi investasi Binance coin di Indonesia karena platform exchange Binance masih belum dianggap sah oleh pemerintah. Oleh sebab itu, mari cari tahu bagaimana cara investasi di Binance Indonesia BAPPEBTI yang benar pada artikel berikut ini.

Apakah Binance Coin Aman?

Perkembangan teknologi terus melahirkan beragam jenis Cryptocurrency baru secara berkala. Salah satunya adalah koin Binance (BNB). BNB merupakan koin Crypto yang terkenal karena menjanjikan sejuta keuntungan bagi investornya.

Namun muncul perbincangan yang menarik perhatian seputar BNB coin di kalangan masyarakat Indonesia. Lembaga keuangan pemerintah RI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), masih belum mengesahkan operasi platform exchange Binance di dalam negeri.

Alhasil mulai muncul beragam pertanyaan seputar “Apakah Binance aman untuk digunakan?”. Jika Anda juga mempertanyakan hal yang sama, tenang saja, kami punya jawabannya!

Apakah Binance aman digunakan untuk investasi? Jawabannya adalah iya. Koin Binance merupakan token Crypto resmi buatan exchange Binance. Tujuan pembuatan koin BNB adalah untuk memperlancar kinerja exchange Binance itu sendiri.

Binance adalah salah satu perusahaan Crypto exchange terbesar di dunia. Lembaga tersebut pun sudah beroperasi selama kurang lebih empat tahun, plus didukung oleh banyak perusahaan/organisasi internasional lain.

Koin BNB diluncurkan pada tahun 2017 silam dan nilainya terus bertumbuh sampai hari ini. Per 2021, nilai BNB coin sukses mengalami peningkatan sebesar 1273% dibandingkan tahun 2020. Jumlah investor/anggota komunitas BNB diperkirakan sekarang ada sebesar 14 juta jiwa dari seluruh dunia.

Selain nilainya yang terus naik, ada banyak lagi keunggulan Binance token seperti:

  • Harganya cenderung stabil karena rutin mengalami burning (pembakaran koin).
  • Banyak diskon, bonus dan potongan harga jika Anda bertransaksi dengan BNB di platform Binance.
  • Fleksibel serta mudah digunakan untuk beragam keperluan: modal peer to peer lending (P2P), transaksi online, membayar tagihan kartu kredit, transfer ke sesama pengguna dan investasi jangka panjang.
  • Koin Binance dibuat dengan teknologi dasar blockchain Ethereum dengan semua fitur dan keunggulannya (kecuali kemampuan untuk membuat smart contract).
Artikel Terkait  Pengertian Binance Adalah : Asal Usul, Harga dan Keunggulan

Apakah Binance Coin Terdaftar di OJK?

Selain pertanyaan “Apakah Binance aman?”, warga Indonesia juga mempertanyakan “Apakah Binance terdaftar di OJK?”. Jawaban dari pertanyaan satu ini lumayan menghebohkan jagat maya.

Apakah Binance terdaftar di OJK? Ternyata, Binance exchange sampai sekarang belum diakui sah dan telah dilarang operasinya oleh badan Otoritas Jasa Keuangan RI. Mengapa?

OJK Indonesia telah menetapkan seluruh lembaga exchange yang ingin beroperasi di tanah air harus mengantongi izin resmi BAPPEBTI (Badan Pengawas Berjangka Komoditi). Peraturan tersebut tertuang dalam Peraturan Bappebti No 5 Tahun 2019 terkait Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Aset Kripto di Bursa Berjangka.

Namun perusahaan Binance tak kunjung mendaftar izin operasi yang sah sampai batas waktu yang telah ditetapkan. Akibatnya, pihak OJK terpaksa menutup semua aktivitas transaksi Binance untuk wilayah Indonesia per Oktober 2020.

Menurut Ketua Satgas Waspada Investasi OJK, Tongam L. Tobing, perusahaan Binance telah melakukan jual-beli Crypto di Indonesia sebelum punya izin yang sah. Ia pula menambahkan bahwa perusahaan yang tak berizin resmi tergolong beresiko bagi masyarakat.

Pasalnya, tidak ada yang mengawasi seluruh aktivitas operasional perusahaan tersebut. Mulai dari aktivitas perdagangan, perlindungan hak konsumen dan arus aliran dana perusahaan.

Apabila di kemudian hari terjadi masalah serius terkait investasi di perusahaan tak berizin, maka secara otomatis konsumen lah yang akan menjadi korbannya. Konsumen juga tidak bisa meminta pertanggungjawaban lembaga atau membawa kasus untuk diselesaikan ke ranah hukum.

Jadi terjawab sudah pertanyaan “Apakah Binance terdaftar di OJK?”. Jawabannya tidak, karena pihak Binance tidak pernah mendaftarkan diri ke OJK sesuai aturan yang berlaku

Daftar 13 Binance Indonesia BAPPEBTI: Aman, Terpercaya, Legal

binance-coin-2

Walaupun kita tidak bisa investasi Binance coin secara langsung dari exchangenya, Anda tetap tidak perlu cemas. Soalnya OJK telah mengumumkan daftar 13 lembaga Binance Indonesia BAPPEBTI yang aman, terpercaya dan legal operasionalnya.

Ketigabelas exchange Binance Indonesia BAPPEBTI berikut ini bisa Anda jadikan alternatif untuk membeli koin BNB. Adapun seluruh Binance Indonesia BAPPEBTI tersebut adalah:

  • PT Pintu Kemana Saja
  • PT Cripto Indonesia Berkat
  • PT Zipmex Exchange Indonesia
  • PT Indodax Nasional Indonesia
  • PT Triniti Investama Berkat
  • Upbit Exchange Indonesia
  • PT Luno Indonesia Ltd
  • PT Cipta Coin Digital
  • PT Plutonext Digital Aset
  • PT Rekeningku Dotcom Indonesia
  • PT Indonesia Digital Exchange
  • PT Bursa Cripto Prima
  • PT Tiga Inti Utama

 6 Cara Investasi Binance yang Benar untuk Pemula

Sudah siap mencoba investasi Binance? Cara investasi di Binance yang aman dan benar sejatinya tidak rumit. Pun cara investasi di Binance koin hampir sama dengan investasi aset Crypto lain (BTC, ETH, DOGE, NFT, dan sebagainya).

Begini cara investasi di Binance selengkapnya:

1. Pilih Platform Binance Indonesia BAPPEBTI

Sebelum mulai berinvestasi, Anda wajib memilih platform Binance Indonesia BAPPEBTI yang sah. Anda bisa memilih salah satu dari 13 daftar Crypto exchange yang sudah disebutkan pada bagian sebelumnya.

Semua Crypto exchange di atas menjual berbagai jenis koin Crypto, mulai dari BTC, BNB, ETH, DOGE, NFT, dan lain-lain. Jadi tidak perlu takut tidak menemukan aset investasi yang diinginkan!

2. Instal Aplikasi Crypto Exchange

Kabar gembiranya, Anda kini bisa bertransaksi Crypto lewat aplikasi android dan iOS. Setelah memilih platform exchange, cari tahu apakah perusahaan tersebut menyediakan layanan dalam bentuk aplikasi. Jika iya, tidak ada salahnya bertransaksi via aplikasi resmi exchange pilihan.

Berinvestasi lewat aplikasi jauh lebih simpel, praktis dan aman. Anda tidak perlu login berulang kali ke akun pengguna untuk mengecek perkembangan aset.

Selain itu, metode pembayaran dan pencairan dana lebih mudah via app. Soalnya aplikasi exchange sering sudah tersinkronisasi dengan mbanking atau e-wallet.

3. Daftarkan Diri Anda

Setelah menginstal app exchange, sign up (daftar) akun baru. Sebab hanya dengan akun itulah Anda bisa berinvestasi di platform exchange.

Pendaftaran akun biasanya mudah. Anda hanya akan diminta mendaftar dengan email atau nomor telepon aktif saja. Selebihnya, Anda akan diarahkan untuk mengisi formulir pendaftaran berisi identitas diri (nama lengkap, alamat, username, password, dan lain-lain).

Cukup ikuti prosedur sesuai arahan aplikasi, lalu klik submit jika semua data sudah siap dan dimasukkan dengan benar.

4. Validasi Data (KYC)

Tahap selanjutnya Anda akan diminta melakukan validasi atau verifikasi data diri. Proses ini biasanya dilakukan dengan mengupload foto KTP, foto selfie (diri sendiri), dan foto selfie bersama KTP.

Proses verifikasi data ini bersifat wajib di semua platform layanan keuangan. Bahkan ada istilah tersendiri untuk proses ini yakni KYC (Know Your Customer). Dengan cara ini, perusahaan bisa memastikan kebenaran identitas pendaftar akun.

Setelah akun terverifikasi, barulah Anda bisa menggunakan akun untuk investasi

5. Topup Saldo/Deposit Modal Awal

Untuk memulai investasi, Anda wajib punya saldo awal berupa dana rupiah. Saldo awal ini juga dikenal dengan deposit modal awal. Nantinya Anda bisa membayar koin BNB sesuai harganya.

Semisal minimal biaya beli koin BNB untuk investasi adalah 200 ribu rupiah. Jadi pastikan mengisi saldo ke akun exchange Anda sebesar nominal tersebut. Topup saldo bisa dilakukan dengan berbagai cara, transfer bank, e-wallet atau bayar di merchant.

Catatan penting: setiap platform exchange memiliki ketetapan minimal beli aset yang berbeda-beda. Ada investasi yang bisa dimulai dari 50 ribu, 100 ribu, 500 ribu dan seterusnya. Pastikan untuk selalu membaca syarat dan ketentuan dari platform exchange pilihan Anda, ya!

6. Pilih Aset yang Mau Dibeli

Nah, sekarang Anda sudah siap membeli aset! Begini caranya:

  1. Buka menu “Wallet” atau dompet saldo Anda.
  2. Pilih aset yang mau dibeli dari daftar aset Crypto yang disediakan platform, misalnya BNB coin.
  3. Klik tombol “Jual/Beli” > klik “Beli” untuk membeli aset.
  4. Masukkan jumlah koin yang mau dibeli.
  5. Konfirmasi pembayaran.

Selesai! Tinggal cek dompet blockchain Binance coin Anda untuk memastikan saldo koin bertambah. Anda sudah berhasil membeli aset BNB. Selanjutnya Anda hanya perlu memantau pergerakan harga BNB agar bisa memperoleh keuntungan.

Artikel Terkait  Kupas Sejarah Harga BNB Coin Terlengkap : Grafik dan Prospek

Kesimpulan Investasi Binance

Berdasarkan penjelasan lengkap di atas, kita bisa menarik beberapa kesimpulan penting sebagai berikut:

  • Apakah Binance aman untuk diinvestasikan?

Melihat sejarah perkembangan Binance, pihak pengelola, teknologi yang digunakan dan jumlah investornya, maka investasi Binance sejatinya sah dan aman untuk dilakukan. Namun ada baiknya untuk tetap berinvestasi dari platform-platform exchange yang sudah di bawah naungan dan pengawasan OJK.

  • Apakah Binance terdaftar di OJK?

Perusahaan Binance tidak terdaftar di OJK dan telah ditetapkan sebagai platform ilegal untuk Indonesia. Ini karena perusahaan Binance tidak mengurus izin resmi OJK BAPPEBTI sebelum beroperasi jual-beli Crypto.

Sebagai gantinya, kita bisa berinvestasi BNB dari 13 lembaga exchange yang menjual Binance Indonesia BAPPEBTI (lembaga investasi yang sah).

  • Bagaimana cara investasi di Binance?

Tahap-tahapannya tidak jauh berbeda dengan investasi Crypto jenis lain. Anda bisa mengikuti pedoman yang disediakan setiap platform exchange. Perdalam juga wawasan Anda dengan secara rutin mempelajari referensi strategi investasi dari profesional.

Demikianlah pembahasan artikel kali ini seputar cara investasi Binance yang aman, nyaman serta praktis untuk pemula. Berinvestasi online masa kini memang mudah dilakukan berkat kecanggihan teknologi. Meski begitu, ada baiknya bagi Anda untuk tetap mempelajari seluruh resiko investasi agak tak salah langkah dan merugi di kemudian hari.

Ingat! Semua keuntungan, resiko dan beban investasi ditanggung sepenuhnya oleh sang investor alias Anda sendiri. Terima kasih sudah mengikuti artikel sampai di sini, nantikan lebih banyak info, tips dan trik investasi Crypto kekinian dari website dan sosial media kami, ya! Sampai bertemu lagi.