Berita Bitcoin terbaru yang menggemparkan telah hadir. Bitcoin dikabarkan mengalami upgrade kripto “Taproot” pada 16 November 2021. Melalui update kripto ini, BTC akhirnya akan memiliki smart contract port-nya sendiri.

Seperti apa coin crypto terbaru Bitcoin Taproot? Yuk langsung simak ulasan selengkapnya berikut ini!

Berita Bitcoin Terbaru : Upgrade Taproot 2021

taproot.

Setelah mengalami update kripto terakhir pada tahun 2017 (update SegWit), platform Bitcoin akhirnya melakukan perbaikan sistem besar-besaran lagi di tahun ini. Tentunya banyak pihak telah menanti-nanti berita Bitcoin terbaru membahagiakan ini.

Bitcoin crypto terbaru 2021 ini dinamakan Taproot. Taproot adalah update kripto yang dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi kerja sekaligus keamanan privasi pada blockchain BTC.

Upgrade ini juga sangat dinanti-nanti karena memberi potensi baru yang amat besar untuk seluruh pengguna Bitcoin di dunia. Salah satunya karena upgrade tersebut akhirnya memberikan fitur smart contract port pertama untuk Bitcoin.

Sebagai kripto generasi pertama, Bitcoin tentunya belum secanggih coin crypto terbaru generasi ketiga. Bitcoin memiliki cukup banyak kekurangan, seperti sistem kerjanya yang kompleks, keamanan privasi belum maksimal, kinerja lamban, belum ada smart contract port, dan lain-lain. Nantinya semua kelemahan tersebut akan diatasi pada upgrade terbaru BTC.

Taproot Bitcoin dikabarkan akan mulai diaktifkan mulai 14 November 2021. Sedangkan perilisan atau distribusinya dimulai 2 hari setelahnya, yakni tanggal 16 November.

Artikel Terkait  Jangan Sampai Salah, Inilah Perbedaan Utama Blockchain dan Bitcoin

Bitcoin Crypto Terbaru Soft-Fork

Anda tidak perlu cemas menghadapi upgrade terbaru Bitcoin, karena update ini bertipe Soft-Fork alias tetap kompatibel dan sinkron dengan software versi awal. Jadi upgrade tidak akan langsung memutus sistem Bitcoin lama secara drastis.

Walaupun begitu, ada sejumlah media berita Bitcoin terbaru yang mengabarkan update ini kelak akan mengarah pada update tipe Hard-Fork. Jika hal tersebut benar terjadi, maka update ini akan menjadi pembaharuan terbesar sekaligus tercanggih dalam sejarah pengembangan Bitcoin.

Awal Pengembangan Taproot Bitcoin

Kenapa Bitcoin kembali mengalami update besar? Salah satu penyebabnya adalah upgrade SegWit (Segregated Witness) yang dirasa masih belum begitu optimal memaksimalkan kinerja blockchain Bitcoin.

SegWit adalah protokol khusus guna memisahkan tanda tangan digital untuk validasi transaksi dengan isi transaksi. Dia juga berperan dalam mengecilkan ukuran file transaksi di blockchain BTC. Melalui taktik ini, blockchain BTC diharapkan bisa memvalidasi banyak transaksi dengan lebih cepat dan efisien.

Setahun setelah update SegWit dilakukan, seorang developer Bitcoin Core, Gregory Maxwell mengusulkan update Taproot Bitcoin untuk menyederhanakan kembali transaksi di blockchain BTC. Pembaharuan dihadapkan bisa turut serta meringankan beban kerja blockchain.

Pengembangan awal update dilakukan dengan menggabung public key yang dimiliki komunitas Bitcoin saat ini untuk menciptakan public key baru. Kemudian dilanjutkan dengan proses Schnorr Signature menggabungkan signature lama untuk memproduksi yang baru.

3 Tipe Implementasi Update Bitcoin

Kini ada tiga jenis implementasi dari upgrade Bitcoin pasca SegWit yang dikenal dengan BIP (Bitcoin Improvement Proposal). Ketiganya adalah BIP – Schnorr (BIP340), BIP – Taproot (BIP341) dan Tapscript (BIP342).

Upgrade BIP340

Upgrade model pertama bernama BIP340 yang menggunakan kriptografi tanda tangan digital berukuran kecil. Tanda tangan dipilih karena dinilai aman sekaligus fleksibel untuk memvalidasi transaksi.

BIP340 juga menggunakan teknik key aggregation untuk proses smart contract dan validasi multi-signature (banyak tanda tangan). Proses ini membantu blockchain menentukan jumlah data masuk semudah sistem single signature.

BIP340 telah teruji sangat cocok dan kompatibel dengan sistem blockchain Bitcoin lama alias ECDSA (Elliptic Curve Digital Signature Algorithm). Akibatnya, BIP jenis ini membuka kesempatan bagi banyak pihak finansial (seperti dompet kripto, bursa dan bank kustodian) untuk turut andil dalam meningkatkan kualitas jaringan.

Upgrade BIP341

Selain BIP – Schnorr (BIP340), ada update BIP341 yang merupakan inovasi SegWit 2017. BIP341 menggunakan sistem MAST (Maerklized Alternative Script Trees) untuk memperjelas bagian tertentu dari transaksi dengan smart contract Bitcoin.

BIP341 juga bersifat lebih selektif dalam menampilkan data transaksi ke publiks. Orang lain tidak bisa lagi mengecek hasil transaksi yang tak dieksekusi sistem, ataupun informasi-informasi pribadi sensitif yang pada jaringan ini.

Sistem Bitcoin ini lebih mengedepankan privasi pengguna. Untuk Anda yang menyukai keamanan ekstra pada transaksi, update BIP341 bisa menjadi pilihan terbaik.

Upgrade BIP342

Jenis upgrade Bitcoin terakhir adalah Tapscript BIP342 yang dikembangkan dengan bahasa pemrograman Skrip. BIP342 menggabungkan teknologi yang mendasari kedua jenis BIP sebelumnya Schnorr Signature dan Taproot.

Upgrade BIP342 disebut-sebut lebih canggih karena mempermudah pemasangan upgrade Bitcoin di masa depan. BIP ini turut memungkinkan pengembangan opcode baru di jaringan blockchain BTC.

Artikel Terkait  Mengapa Motivasi Belanja Bitcoiner Bisa Menurun? Apakah Penyebabnya?

Resiko dan Keuntungan Upgrade Bitcoin 2021

Kenapa kita harus melirik Bitcoin versi terbaru ini nantinya? Jawabannya tak lain karena ada banyak keuntungan yang disediakan oleh upgrade BTC terbaru.

Inilah sejumlah keuntungan yang diperoleh investor pasca upgrade Bitcoin 2021:

  • Meningkatkan efisiensi transaksi pada jaringan BTC karena dukungan sistem Schnorr Signature dan Taproot.
  • Memaksimalkan privasi pengguna sehingga data-data sensitif Anda lebih aman terlindungi. Meski begitu, transaksi tetap bersifat publik dan mudah diaudit kapan saja.
  • Meningkatkan jumlah validasi transaksi per detik dalam setiap blok untuk mempercepat pembayaran.
  • Menurunkan data serta biaya transaksi blok karena ada lebih banyak proses verifikasi yang bisa dituntaskan per detik.

Namun di balik itu semua, update BIP juga mempunyai sejumlah resiko yang patut diwaspadai oleh komunitas Bitcoin. Adapun resikonya adalah:

  • Bisa memberi celah bug untuk masuk blockchain. Proses penanaman update memang tergolong beresiko karena error atau bug bisa saja masuk tanpa sengaja dan mengacaukan ekosistem blockchain. Apalagi update BIP bersifat soft-fork langsung dalam jaringan. Untuk itu diperlukan ketelitian cermat bagi pengembang saat melakukan upgrade Bitcoin. Jika sistem blockchain BTC kacau, maka seluruh ekosistem Bitcoin dan investasi di dalamnya ikut berantakan.
  • Mempengaruhi harga Bitcoin di pasaran. Penambahan BIP dan smart contract port pada Bitcoin memang dinanti-nanti, tapi tak serta-merta menjadikannya istimewa. Ini dikarenakan ada lebih banyak coin crypto terbaru yang sudah lebih dulu dilengkapi fitur smart contract port. Jadi update BIP belum tentu berhasil menaikkan harga Bitcoin di pasar crypto.

Demikianlah ulasan update Bitcoin terbaru 2021 setelah SegWit. Yuk bersiap-siap dari sekarang karena sebentar lagi kita akan bisa menikmati update terbaru BTC!

Nah, jangan lupa untuk terus mengikuti info update kripto gratis setiap hari dari CRYPTO MARKEY di http://crypto.markey.id/ ya! Follow websitenya agar Anda selalu up-to-date dengan info update kripto terbaru dari mancanegara. Sampai bertemu lagi!