Sudah tahu apa itu Cardano coin? Cardano adalah bagian dari jenis jenis Crypto yang populer di kalangan masyarakat kekinian.

Cardano adalah jenis jenis Crypto generasi ketiga, alias, masih tergolong baru dan fresh. Menurut laman update Crypto Coinmarketcap.com, koin Cardano saat ini berada di ranking 4 dunia dengan kapitalisasi pasar Rp1,032,760,576,457,219. Dari sini sudah terlihat bahwa peluang investasi koin Cardano masih sangat menjanjikan.

Penasaran bagaimana spesifikasi Cardano coin, cara kerja dan keuntungannya? Yuk langsung simak ulasan Cardano news berikut ini!

Apa Itu Cardano Coin?

cardano.

Jenis jenis Crypto terus bertambah dan berkembang per generasi. Di garis generasi pertama Crypto kita mengenal nama Bitcoin (BTC). Sedangkan di generasi ketiga, sekarang ada Cardano Coin (ADA).

Cardano adalah salah satu jenis jenis Crypto yang banyak peminatnya. Koin ini diciptakan pada tahun 2015 oleh seorang entrepreneur sekaligus ahli matematika, Charles Hoskinson.

Sebelum membuat Cardano, Hoskinson memulai karirnya di bidang Cryptocurrency dengan turut mengembangkan Ethereum. Setelah sukses dengan proyek Ethereum, barulah Hoskinson mulai membuat Cardano coin.

Cardano diproses melalui perjalanan panjang sebelum akhirnya dirilis. Ada banyak akademisi yang terlibat dalam proses evaluasi dan review kinerja blockchain Cardano.

Namun kerja keras tersebut membuahkan hasil yang manis. Kini Cardano menjadi salah satu koin Crypto terbaik sepanjang masa. Sampai sekarang diperkirakan ada 25 miliar token Cardano yang terdistribusi ke pasar/market.

Artikel Terkait  ADA Cardano VS Ethereum: Review Crypto Terbaik 2021

Cardano Coin : Blockchain Peer Reviewed Pertama Dunia

Keunikan utama koin Cardano terletak pada sistem kerja blockchainnya. Ketika sebagian besar blockchain Crypto bekerja dengan sistem P2P (peer to peer), Cardano menggunakan sistem peer reviewed.

Perbedaan sistem blockchain ini juga turut membedakan generasi Crypto. Diketahui Crypto generasi pertama dan kedua menggunakan sistem peer to peer. Sementara Crypto generasi ketiga bekerja dengan peer reviewed.

Peer reviewed memungkinkan transaksi online berlangsung dengan transparan, lebih mudah diidentifikasi, dan lebih terpercaya. Proses validasi data-data peer review juga berlangsung secara independen (mandiri).

Pengamat Crypto meyakini blockchain peer review lebih unggul, canggih, dan solutif dibandingkan blockchain versi awal (P2P). Selain itu, teknologi peer reviewed dinilai bisa membantu menuntaskan beragam masalah yang sering dihadapi miner Crypto generasi awal (BTC dan ETH).

Cardano Dilengkapi PoS (Proof of Stake)

Tidak hanya menggunakan sistem blockchain peer reviewed terbaru, Cardano juga dilengkapi dengan sistem PoS (Proof of Stake). Sistem PoS adalah hasil pengembangan dari sistem PoW (Proof of Work).

Proof of Stake merupakan sebuah sistem aturan yang bekerja mengatur transaksi Cryptocurrency di blockchain. Namun dibandingkan Proof of Work, PoS jauh lebih efisien. Sistem ini juga turut memungkinkan proses mining Crypto berlangsung berdasarkan jumlah koin.

Bagaimana Cara Kerja Cardano Coin?

Setelah mengetahui apa itu koin Cardano, selanjutnya bagaimana mekanisme blockchain ADA memproses transaksi kita? Ini jawabannya:

Dua Lapisan Transaksi Blockchain

Blockchain ADA tersusun atas dua lapisan penting yakni CSL (Cardano Settlement Layer) dan Control Layer. Kedua lapisan ini memiliki fungsi yang berbeda.

Cardano Settlement Layer adalah lapisan yang bekerja mengatur proses transaksi di blockchain ADA. Semua transaksi masuk, keluar atau transfer akan diproses oleh jaringan CSL.

Sedangkan Control Layer lebih ditujukan untuk pengamanan transaksi dan pengaturan kontrak. Hasilnya transaksi blockchain berlangsung lebih aman.

Algoritma Mining

Selain dua lapisan tadi, kinerja Cardano juga didukung oleh algoritma Ouroboros. Algoritma ini bertugas menjalankan sistem Proof of Stake dan pembuatan koin Cardano baru. Kombinasi Ouroboros dan PoS sukses mendukung sistem produksi ADA yang lebih hemat waktu, energi dan efisien.

Bahasa Pemrograman

Blockchain Cardano bekerja dengan bahasa pemrograman khusus bernama Haskell dan Plutus. Haskell adalah bahasa programming fungsional yang telah dikembangkan dari 1990. Akan tetapi bahasa ini baru memiliki versi stabilnya baru dirilis pada 2010. Nah, versi terbaru itulah yang digunakan dalam programming Cardano.

Sedangkan bahasa pemrograman Plutus dibuat sepenuhnya oleh tim Cardano. Kedua bahasa pemrograman ini bekerja saling melengkapi sekaligus menjadikan sistem Cardano unik.

Artikel Terkait  Mau Dapat Free Cardano? Ini Cara Mudah Mining ADA!

5 Keunggulan Cardano Coin

Pembahasan terakhir dari Cardano news ini adalah keunggulan koin ADA. Mengapa Anda sebaiknya mempertimbangkan investasi dengan ADA? Jawabannya tak lain karena ada 5 keunggulan Cardano yang menanti:

1. Fleksibel, Bebas Kustom

Cardano adalah koin Crypto dan sistem blockchain pertama yang sangat fleksibel bagi pengguna. User bebas mengkustom smart contract Cardano sesuai kebutuhan masing-masing. Dengan begini, transaksi dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman.

Ya, Cardano juga dilengkapi dengan sistem smart contract selayaknya Ethereum. Fakta ini tidak begitu mengherankan mengingat pencipta Cardano dulunya bekerja dalam tim proyek Ethereum.

2. Lapisan Ganda pada Blockchain

Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian cara kerja, blockchain Cardano dilengkapi dengan sistem lapisan ganda. Lapisan ganda ini mempermudah proses transaksi yang berlangsung di blockchain ADA.

Cardano juga terus diupdate sehingga kini versi terbarunya mempunyai dua sistem blockchain berbeda yang saling mendukung. Satu blockchain Cardano difokuskan untuk proses transaksi token, sedangkan sisanya untuk smart contract.

Pemisahan blockchain ini membawa keuntungan yang signifikan. Karena dipisah, blockchain Cardano bisa diupdate kapan saja tanpa menimbulkan gangguan atau kendala pada bagian lainnya.

3. Prospek Masa Depan Lebih Cerah

Crypto Cardano dijamin memiliki masa depan yang super cerah. Sebagai Crypto generasi ketiga, Cardano memiliki banyak sekali solusi atas permasalahan yang masih menghantui blockchain model lama.

Sistem Cardano jauh lebih unggul dibanding sistem Bitcoin dan Ethereum. Cardano mempunyai daya keberlanjutan dan interoperabilitas yang tinggi. Selain itu, ia juga mampu memperluas ruang lingkup kerjanya dengan lebih mudah.

Jadi dapat dikatakan bahwa prospek masa depan Cardano sangat cerah. Fitur-fitur dan kinerja blockchain ADA masih sangat berpotensi untuk dioptimalkan kelak.

4. Lebih Banyak Fitur dan Manfaat

Tidak cuma lahir sebagai aset Cryptocurrency, Cardano mempunyai lebih banyak fitur dan manfaat. Ini karena tujuan kelahiran Cardano adalah sebagai inovator. Jadi Cardano bisa dikembangkan untuk berbagai keperluan finansial lainnya selayaknya Ethereum.

5. Bersifat Desentral

Terakhir, blockchain Cardano juga bersifat desentral, sama seperti jenis jenis Crypto lainnya. Sistem Cardano dikendalikan oleh komunitas pengguna, bukan otoritas tertentu seperti pemerintah atau bank.

Transaksi di Cardano bisa berjalan secara langsung antar pengirim dan penerima koin. Pun karena tidak melalui verifikasi bank, maka transaksi sepenuhnya bebas dari biaya admin dan lebih cepat.

Kesimpulan Cardano News

Penjabaran lengkap di atas dapat kita rangkum sebagai berikut:

  • Cardano adalah koin Crypto generasi ketiga yang lebih canggih dibandingkan Crypto jenis lama seperti Bitcoin dan Ethereum.
  • Blockchain Cardano bekerja dengan sistem peer reviewed dan Proof of Stake.
  • Elemen-elemen lain yang mendukung kinerja Cardano adalah CSL, Control Layer, algoritma Ouroboros dan bahasa pemrograman Haskell dan Plutus.
  • Cardano mempunyai banyak kegunaan, mulai dari jadi aset investasi, fleksibel bebas kustom, bersifat desentralisasi, dan memiliki prospek masa depan cerah.

Jadi, bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk berinvestasi koin Cardano? Apabila Anda menjawab “iya”, maka jangan lupa untuk menggali lebih banyak referensi lainnya terkait Cardano koin sebelum benar-benar terjun berinvestasi.

Demikianlah pembahasan Cardano news hari ini tentang apa itu Cardano (ADA). Semoga pembahasan di atas mampu menambah wawasan Anda perihal jenis jenis Crypto terbaru Cardano.

Jangan lupa untuk mengikuti terus website kami agar tak ketinggalan update Cardano news lainnya. Sampai bertemu lagi!