Koin Ethereum adalah Crypto pesaing Bitcoin nomor satu. Dewasa ini, harga Ethereum terus naik menyaingi Bitcoin. Alhasil, mulai banyak orang tertarik mengganti aset investasi Crypto mereka ke koin Ethereum (ETH).

Seiring berjalannya waktu pun, ada banyak studi berhasil menguak beragam kegunaan Ethereum yang tak kalah menarik. Kira-kira apa sajakah keunggulan dan kegunaan Ethereum yang belum kita sadari?

Anda beruntung karena artikel kali ini akan mengupas tuntas beragam fakta seputar koin Ethereum. Yuk langsung saja kita simak penjelasan detilnya di bawah ini!

Pengertian Ethereum Adalah

ethereum-adalah

Jenis koin Crypto saat ini tidak hanya terbatas pada Bitcoin saja. Setelah kesuksesan blockchain Bitcoin mendunia, banyak orang tertarik menciptakan token-token dan koin-koin Crypto jenis lain.

Ethereum adalah salah satu inovasi koin Crypto yang berhasil dan memiliki harga tinggi. Tak tanggung-tanggung, kesuksesan Ethereum persis berada di urutan kedua pasca Bitcoin. Namun siapa sangka, bahwa Ethereum adalah koin Crypto buatan remaja 19 tahun?

Ya, pencipta Ethereum adalah Vitalik Buterin, seorang programmer keturunan Rusia-Kanada. Ethereum diciptakan pada tahun 2013—di mana saat itu Buterin masih berusia 19 tahun. Terlepas dari usianya yang sangat muda, Buterin berhasil mengembangkan jaringan P2P (peer-to-peer) blockchain Ethereum.

Jaringan Ethereum sukses dikembangkan dan diresmikan pada tahun 2015. Blockchain Ethereum tidak hanya bisa digunakan untuk transaksi terdesentralisasi saja, tetapi juga bisa untuk mengembangkan aplikasi.

6 Kegunaan Ethereum VS Kelemahan Bitcoin

Kenapa Anda harus mempertimbangkan Ethereum sebagai aset investasi Crypto? Pasalnya, Ethereum menjanjikan keunggulan yang bisa menyiasati kelemahan Bitcoin.

Sebagai produk ciptaan manusia, tentunya Bitcoin yang bernilai tinggi tetap tak lepas dari kelemahan. Beberapa kelemahan Bitcoin yang populer diketahui adalah:

  • Proses mining yang mencemari lingkungan, terutama dari segi pemakaian daya listrik, panas dan suara bising yang dihasilkan.
  • Masih memerlukan pengembangan untuk mempercepat proses verifikasi transaksi tanpa menambah biaya lain.
  • Masih ada celah untuk membobol identitas asli pemilik BTC, terutama jika BTC digunakan untuk transaksi nyata.

Nah, sebagian orang memandang kelemahan-kelemahan Bitcoin di atas cukup merugikan. Akibatnya, mereka pun beralih ke Crypto jenis lain seperti koin Ethereum.

Apa saja yang bisa Anda peroleh jika berinvestasi dengan Ethereum? Selengkapnya ada 6 fakta sekaligus kegunaan Ethereum, yakni:

Artikel Terkait  Standar Token ERC 20 Wallet Yang Perlu Diketahui Di Ethereum

Murah, Praktis dan Bisa Menampung Nilai Maksimal

Keunggulan pertama ETH adalah bisa menampung nilai aset semaksimal mungkin seperti BTC. Malah lebih jauh lagi, ETH punya nilai transaksi yang lebih murah dan kinerja 2x lipat lebih praktis.

Sampai saat ini ETH sudah dikembangkan sampai versi 2.0. Dalam versi terbarunya, Ethereum disebut akan mengalami sebuah evolusi kemajuan yang maksimal. Seperti apa?

ETH 2.0 dilengkapi dengan teknologi DeFi (Decentralized Finance) terbaru yang bersifat terbuka. Pun Ethereum 2.0 mampu bekerja dengan lebih efisien, punya kapasitas proses transaksi lebih besar, dan memakai algoritma Proof of Stake untuk pembuatan uang virtual.

Akibatnya, ETH terbaru bisa memvalidasi ribuan transaksi per detik, memprosesnya dengan lebih cepat, sekaligus dalam biaya yang lebih murah. Jika terus begini bukan tak mungkin Ethereum akhirnya akan resmi menyalip ranking Bitcoin sebagai Crypto terpopuler nomor 1.

Mendukung Smart Contract

Keunggulan mencolok lainnya dari ETH adalah mendukung sistem smart contract. Ethereum menjadi koin Crypto pertama yang dilengkapi fasilitas support smart contract. Bahkan Bitcoin pun masih belum mempunyai sistem tersebut.

Smart contract ETH mempunyai banyak sekali kegunaan. Beberapa di antaranya adalah:

  • Membangun blok bagi aset Crypto NFT.
  • Memproses berbagai jenis produk finance secara otomatis.
  • Mudah digunakan untuk membangun aplikasi secara lengkap (contohnya aplikasi DEX (bursa terdesentralisasi) dan AMM (automatic market maker).
  • Membantu dalam proses rantai pasokan blockchain.

Punya Bahasa Pemrograman Sendiri

Ethereum juga dilengkapi dengan bahasa pemrograman sendiri. Nama bahasa pemrograman Ethereum adalah Solidity.

Kehadiran Solidity tidak hanya menjadikan sistem Ethereum unik dan sulit diretas oleh hacker yang ingin mencuri aset. Tetapi bahasa pemrograman ini jugalah yang menjadi bahan dasar pengembangan sistem smart contract milik ETH. Tanpanya para pengembang tidak bisa memaksimalkan kegunaan Ethereum.

Bebas Dibeli di Exchange Internasional

Ethereum kini bisa kita beli dan investasikan secara bebas di exchange internasional ataupun dalam negeri—seperti layaknya Bitcoin maupun aset Crypto lain. Adapun langkah-langkah sederhana trading Ethereum di exchange antara lain:

  1. Memilih platform exchange terpercaya, berkualitas baik dan sudah terdaftar OJK.
  2. Membuat akun di platform tersebut dan melengkapi data diri serta berkas-berkas.
  3. Melakukan verifikasi identitas pengguna baru.
  4. Jika data sudah tervalidasi, Anda bisa mulai melakukan trading Ethereum.
  5. Men-top up saldo awal atau uang fiat, bisa dalam mata uang rupiah (IDR) dan dollar (USD).
  6. Membeli Ethereum sesuai kebutuhan atau uang fiat yang disetor. Setiap platform mempunyai batas minimal pembelian ETH yang berbeda. Usahakan membaca syarat dan ketentuan exchange dengan cermat.
  7. Tarik Ethereum yang sudah dibeli ke dalam dompet blockchain dari exchange. Kini Anda hanya perlu rajin-rajin memantau perkembangan harga ETH di grafik untuk mengetahui kapan waktu terbaik menjual aset.

Bisa Mining ETH dengan Smartphone

Selain bisa didapatkan lewat cara beli langsung di exchange, aset Ethereum juga dapat kita peroleh lewat cara menambang (mining).

Hebatnya lagi, proses mining Ethereum kini bisa dilakukan dengan smartphone android saja, lho! Anda hanya perlu menginstal sejumlah aplikasi mining Ethereum di android seperti Droid Miner, AA Miner, Minergate dan Crypto Miner.

Sedangkan strategi mining ETH sendiri bisa dibedakan menjadi tiga cara umum antara lain:

  • Pool mining: proses mining dilakukan bersama-sama dalam tim dan hasil dibagi rata ke semua anggota kelompok. Cocok untuk Anda yang baru mulai belajar menambang Crypto.
  • Personal mining: semua aktivitas mining dilakukan seorang diri dan hasilnya 100% milik Anda saja. Cara ini direkomendasikan untuk penambang yang sudah profesional.
  • Cloud mining: proses mining dilakukan oleh orang ketiga atau jasa tertentu. Anda hanya perlu membayar mereka. Trik ini banyak dilakukan oleh orang-orang yang ingin mining tapi belum berpengalaman.

Demokratis dan Berprospek Sangat Cerah

Fakta terakhir ETH adalah sifatnya yang demokratis dan mempunyai prospek masa depan super cerah bagi investor. Vitalik Buterin, pencipta Ethereum, mengakui bahwa tujuannya membuat koin Crypto ini adalah untuk menciptakan situasi yang benar-benar demokratis di kehidupan masyarakat.

Buterin menginginkan sebuah lingkungan kecil yang sungguh-sungguh terbebas dari campur tangan otoritas atau pihak ketiga seperti pemerintah. Lewat Ethereum lah ia berhasil menciptakan ruang yang terdesentralisasi untuk organisasi, bisnis maupun individu.

Tujuan tersebut tidak jauh berbeda dengan asal-muasal sejarah Bitcoin. BTC juga diciptakan untuk menciptakan proses transaksi yang bersifat langsung, praktis, tanpa aturan dari pihak tertentu (bank atau pemerintah)

Namun dari segi prospek masa depan, Ethereum rupanya dipandang lebih menjanjikan daripada Bitcoin. Sejumlah pakar meyakini kefleksibelan pengembangan ETH ke berbagai ranah merupakan “angin segar” di saat orang-orang mulai bosan dengan BTC yang itu-itu saja fiturnya. Jadi belum terlambat bagi Anda untuk mencoba investasi Ethereum!

Artikel Terkait  Wajib tau, ini dia Keuntungan Investasi dengan Ethereum

4 Kelebihan dan Kekurangan Ethereum Adalah

Kita sudah melihat apa saja kegunaan Ethereum, baik untuk ranah investasi maupun pengembangan dunia teknologi secara umum. Di balik semua kehebatan ETH tersebut, tetap ada keuntungan dan kerugian dari aset Crypto satu ini.

Nah, sebagai calon investor Anda wajib mencermati apa saja untung-rugi investasi Ethereum demi menghindari kerugian di masa depan saat menginvestasikannya:

Keuntungan Ethereum

  • Aset Crypto paling likuid dibandingkan yang lain, sebab mudah dibuat dan tersedia di berbagai exchange internasional. Jadi Anda bisa menukar, menjual atau membeli Ethereum dimana saja kapan saja dengan harga terjangkau.
  • Sistem transaksi sudah terdesentralisasi dengan teknologi DeFi terbaru. Sistem tersebut juga memungkinkan terjadinya peluang kenaikan harga Ethereum.
  • ETH mempunyai volatilitas yang terpola dan mudah dibaca. Jadi investor bisa dengan mudah menarik kesempatan untuk memperoleh untung secara berkala.
  • Ethereum memiliki resiko inflansi yang kecil, tidak seperti mata uang lainnya. Sekali lagi hal ini dimungkinkan karena penggunaan blockchain, sistem desentral dan tidak adanya pihak otoriter yang campur tangan dalam distribusi jumlah atau nilai Ethereum.

Kekurangan Ethereum

  • Jika perkembangan Ethereum dan Crypto terus meluas, maka bukan tak mungkin kehidupannya saat ini akan terancam oleh peraturan baru yang dikeluarkan negara. Peraturan pemerintah jelas bisa mengganggu ekosistem Crypto dan menyebabkan pelemahan nilai.
  • Mulai banyak kompetitor platform yang menghadirkan teknologi berbasis smart contract. Akibatnya, kegunaan Ethereum sebagai basis pembentukan smart contract bisa terancam. Andai hal itu terjadi, maka jumlah pemakai serta nilai Ethereum akan otomatis menurun drastis.
  • Walaupun volatilitas Ethereum cukup mudah diprediksi atau dibaca, nyatanya kondisi di lapangan cenderung tak tertebak. Masih tetap ada peluang bagi aset untuk mengalami perubahan harga drastis sewaktu-waktu.
  • Kasus pembobolan atau hack aset Ethereum oleh oknum tak bertanggung jawab. Hacker akan selalu mencari cara untuk bisa membobol dinding pertahanan blockchain dan meraup aset yang tersimpan di dalamnya. Jadi Anda perlu untuk bersikap waspada dan menyimpan aset di berbagai tempat.

Demikianlah pembahasan artikel kali ini tentang fakta-fakta koin Ethereum. Kesimpulannya, Ethereum atau ETH adalah salah satu koin Crypto yang bisa Anda coba investasikan. Dilihat dari perkembangannya saat ini pun, ETH adalah aset yang tak kalah menjanjikan profit.

Namun sebelum benar-benar membeli koin Ethereum pertama Anda, ingatlah bahwa kondisi pasar Cryptocurrency sangat dinamis atau fluktuatif. Sama seperti aset Crypto lain, investasi Ethereum mungkin tidak begitu “pas” untuk Anda yang mencari keuntungan jangka pendek.

Akan tetapi ETH adalah instrumen investasi yang lumayan baik jika Anda mengincar investasi jangka panjang. Lakukanlah investasi sembari terus belajar mendalami aneka strategi, aturan dan juga resikonya supaya hasil yang didapat bisa maksimal. Sampai jumpa lagi!