Smart contract adalah kegunaan Ethereum yang paling terkenal selain untuk transaksi atau aset investasi. Smart contract jugalah yang menjadikan Ethereum lebih menonjol dibandingkan teknologi uang virtual berbasis blockchain lainnya.

Apa itu smart contract Ethereum dan kegunaannya? Adakah pemakaian smart contract di Indonesia? Bagaimana pula cara membuat smart contract Ethereum?

Tenang, semua pertanyaan Anda sudah kami rangkum jawabannya pada artikel berikut ini. Yuk langsung disimak sampai tuntas!

Apa Itu Smart Contract Ethereum?

Salah satu kegunaan Ethereum yang kita kenal adalah smart contract. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, arti smart contract adalah kontrak pintar. Namun pernyataan tersebut belum menjawab tuntas pertanyaan “apa itu smart contract Ethereum?”.

Sejatinya ada cukup banyak jawaban yang beredar atas pertanyaan “apa itu smart contract Ethereum”. Beberapa jawaban yang selama ini dipahami komunitas Crypto yakni:

  • Smart contract adalah sebuah program yang bekerja pada sistem blockchain Ethereum.
  • Smart contract adalah koleksi kode (sebagai “fungsi”) dan data (sebagai “state”) yang tersimpan dalam sebuah lokasi khusus di blockchain Ethereum.
  • Smart contract merupakan akun Ethereum yang bisa digunakan untuk transaksi online tanpa perlu diatur pengguna aslinya sebab sudah diprogram otomatis dalam sistem jaringan.
  • Smart contract adalah sistem yang bisa bekerja otomatis memvalidasi data/transaksi, mendefinisikan kontrak/aturan/transaksi tertentu sesuai input dan tidak bisa dihapus atau diubah datanya.

Jika disimpulkan, smart contract adalah sistem pemrograman yang bisa memproses transaksi atau perjanjian antar dua pihak di Ethereum secara otomatis. Smart contract menunjang kualitas serta kegunaan Ethereum sehingga lebih praktis, desentral dan tidak melibatkan campur tangan orang lain.

Pencipta Smart Contract Adalah

Tentunya kegunaan Ethereum satu ini tidak lahir begitu saja. Smart contract dikembangkan pertama kali oleh seorang kriptografer bernama Nick Szabo pada tahun 1994. Ia merancang smart contract sebagai alat yang bisa membantu merekam kontrak dalam format kode-kode komputer.

Cara tersebut dipandang lebih praktis, modern dan efisien. Selain itu, Szabo juga punya keinginan besar untuk menghapus keterlibatan pihak ketiga dalam berbagai urusan penting yang melibatkan regulasi data (misalnya bank, asuransi, pemerintah, pengacara dan lain-lain).

Baginya, akan lebih baik jika transaksi atau tugas pengelolaan data bisa dilakukan secara langsung menggunakan komputer atau sistem jaringan online terpercaya. Hingga akhirnya Szabo berhasil membuat sistem smart contract yang bisa otomatis aktif setelah syarat-syarat pendukungnya terpenuhi.

Semua ide smart contract Szabo dituang dalam buku berjudul “Smart Contract: Building Blocks for Digital Free Markets”. Pada tahun 2015, tim pengembang Ethereum mengadaptasi konsep tersebut dan merealisasikannya memakai bahasa pemrograman original ETH, Solidity.

Sejak saat itulah kita mengenal smart contract sebagai salah satu kegunaan Ethereum yang canggih.

Artikel Terkait  Gunakan Cara Ini untuk Menghemat Gas Fee Ethereum

Cara Kerja Smart Contract Ethereum

smart-contract-1

Mungkin Anda bertanya-tanya, seperti apa cara kerja smart contract Ethereum?

Smart contract bekerja otomatis memvalidasi transaksi ketika syarat-syarat perjanjian atau kontrak terpenuhi oleh kedua belah pihak. Jadi Anda tidak perlu lagi melibatkan pihak ketiga untuk memastikan transaksi sudah dijalankan sesuai kesepakatan.

Supaya lebih jelas terbayang, perhatikan contoh berikut ini terkait cara kerja smart contract Ethereum:

Ajun hendak menjual mobil. Budi berniat membelinya dengan Ethereum. Akhirnya, mereka berdua sepakat membuat perjanjian dengan blockchain ETH. Supaya lebih praktis, keduanya setuju untuk memakai fitur smart contract.

Kontrak tersebut berisi kesepakatan Ajun dan Budi dalam jual-beli mobil. Contoh perjanjian yang ditulis adalah: “Saat pihak pembeli membayar/mentransfer sebesar 500 ETH kepada penjual, maka hak kepemilikan mobil sah berpindah ke pihak pembeli detik itu juga.

Perjanjian itulah yang direkam dan tak bisa diubah pasca ditetapkan. Jadi setelah Budi membayar 500 ETH, sesuai kesepakatan, ia sudah bisa mengambil mobil Ajun. Tidak perlu ada rasa takut tertipu, karena sudah ada bukti kuat pada smart contract blockchain Ethereum.

Catatan penting: isi kontrak pintar Ethereum selalu bisa dikustomisasikan untuk hal lain sesuai kebutuhan Anda, bukan hanya untuk jual-beli barang saja seperti contoh di atas.

5 Kegunaan Smart Contract di Indonesia

Ada banyak sekali kegunaan smart contract Ethereum dalam kehidupan nyata akhir-akhir ini. Tidak hanya pada negara-negara maju adidaya saja, smart contract juga mulai banyak digunakan di Indonesia, lho!

Seperti apa pemakaian smart contract di Indonesia dalam berbagai aspek? Berikut jawabannya:

1. Aspek Bisnis dan Hukum

Pemakaian smart contract di Indonesia yang pertama datang dari dunia bisnis dan hukum. Smart contract mampu memfasilitasi kerjasama atau perjanjian terkait jual-beli dengan lebih baik. Sistem kontrak pintar ini sudah bisa diaplikasikan untuk layanan kredit, finansial dan jual-beli/transaksi online.

Setiap pihak yang terlibat dalam perjanjian tidak perlu khawatir tertipu atau tidak melaksanakan kewajiban sesuai kontrak. Pasalnya, smart contract “mengunci” data perjanjian dengan baik, tidak bisa diubah maupun dihapus. Jadi seluruh isi kontrak bisa dipertanggungjawabkan pula di ranah hukum.

2. Aspek Pemerintahan

Di beberapa negara luar, smart contract sudah mulai dimanfaatkan untuk mempermudah tugas-tugas pemerintah. Salah satunya adalah pembuatan sistem pemilu yang jujur, adil, transparan dan anti curang dengan teknologi smart contract.

Aplikasi tersebut bernama “FollowMyVote” yang sudah digunakan di banyak negara. Masyarakat bisa terlibat dalam pemilu yang praktis, efisien dan 100% aman memakai app ini. Data suara (vote) tidak mungkin bisa diubah setelah masuk ke sistem data blockchain.

Bagaimana dengan di Indonesia? Sayangnya teknologi ini belum dikembangkan juga di Tanah Air. Namun smart contract sedang diuji coba sebagai alat bantu pengelolaan administrasi.

3. Aspek Kesehatan

Smart contract juga punya manfaat tersendiri dalam dunia medis. Di sini, smart contract berguna untuk mencatat, merekam lalu mentransfer data-data pasien dengan aman (anti dibobol).

Pasien pun turut berkesempatan untuk menjual data medis mereka sendiri untuk diteliti atau tidak. Perjanjian jual-beli data medis ini banyak dilakukan di negara-negara maju demi perkembangan industri kesehatan. Namun pasien sama sekali tak dirugikan karena memperoleh bayaran mahal atas datanya.

Saat ini sudah ada aplikasi medis perekam data berbasis smart contract bernama “EncrypGen”. Menilai betapa pesatnya perkembangan dunia modern saat ini, mungkin saja kelak akan ada lebih banyak app medis berbasis blockchain Ethereum yang beredar di Indonesia.

4. Aspek Administrasi

Berita menggembirakan datang dari BP Batam. Pasalnya, sejak 2019 lalu mereka mengumumkan sudah memakai sistem blockchain Ethereum smart contract dalam layanannya.

Smart contract Ethereum ini digunakan untuk mempermudah pengelolaan data-data administrasi, serta aktivitas logistik dan komoditi di perusahaan BP Batam. Berbekalkan smart contract, kinerja perusahaan terbukti lebih efisien dan praktis dibandingkan sebelumnya.

Pengembangan blockchain Ethereum tersebut rupanya turut melibatkan banyak pihak. Mulai dari PT Central Distribusi Batam, PLMP Fintech LTD, dan dClinic International. Sedangkan pengelolaan serta layanan data untuk blockchain diambil dari PDSI (Pusat Data dan Sistem Informasi) BP Batam.

5. Aspek Pertanian

Pemanfaatan smart contract di Indonesia yang terakhir datang dari aspek pertanian. Teknologi smart contract blockchain sudah mulai dikembangkan untuk dunia pertanian walaupun belum menyeluruh. Padahal, smart contract bisa membantu baik petani maupun konsumen pembeli hasil tani.

Pemakaian smart contract akan menguntungkan petani sebab membantu penjualan hasil panen lewat transparansi harga. Petani bisa langsung menjual produk ke konsumen tanpa melalui pihak ketiga (tengkulak/distributor). Alhasil keuntungan yang didapat jauh lebih banyak.

Sementara dari sisi pembeli, mereka bisa memperoleh produk tani terbaik terpercaya secara langsung. Konsumen bebas mengecek sendiri apakah produk pertanian yang mereka beli sudah mengikuti aturan standar pengelolaan demi memperoleh hasil yang pas dengan harganya.

Pihak koperasi atau distributor yang ingin bekerja sama dengan petani juga bisa memakai blockchain untuk mengumpulkan data-data penting terkait misalnya profil data diri petani, data hasil panen, logisik komoditas, dan lain-lain.

Artikel Terkait  Ethereum Classic : Pecahnya Blockchain Ethereum

Cara Membuat Smart Contract Ethereum

Tibalah kita pada pembahasan terakhir yakni bagaimana cara membuat smart contract Ethereum. Banyak orang bertanya-tanya bagaimana cara membuat smart contract Ethereum.

Akan tetapi, Anda perlu menguasai dasar-dasar pemrograman untuk bisa membuat sistem smart contract sendiri dengan blockchain. Sebab seluruh kinerja smart contract dilakukan dengan basis komputer.

Tapi Anda tidak perlu berkecil hati karena sudah ada banyak tutorial gratis ataupun kelas-kelas belajar membuat smart contract Ethereum di internet. Beberapa sumber atau referensi belajar yang kami sarankan:

  • org
  • Bitcoin Forum
  • id
  • com
  • id

Jadi Anda tetap bisa belajar cara membuat smart contract Ethereum dan menggunakannya sesuai kebutuhan. Selamat mencoba!

Demikianlah pembahasan artikel kali ini seputar apa itu smart contract Ethereum, cara kerja dan kegunaannya. Semoga pembahasan di atas mampu menambah wawasan terkait kegunaan Ethereum, ya. Jangan lupa untuk menyebarkan informasi ini jika dirasa bermanfaat kepada rekan-rekan Anda!

Yuk ikuti juga website dan sosial media kami supaya tetap up-to-date dengan perkembangan dunia Crypto. Sampai bertemu lagi di pembahasan menarik selanjutnya!