Pada artikel kali ini, kami akan secara spesifik membahas tentang MetaMask Wallet, salah satu DeFi Wallets yang banyak dipakai di Afrika khususnya di negara Nigeria.

MetaMask Wallet adalah wallet crypto yang berbentuk hot wallet. Adapun wallet ini kerap digunakan untuk menyimpan crypto Ethereum. Tertarik untuk tahu tentang MetaMask Wallet? Baca artikel ini sampai akhir, ya!

Mengenal MetaMask Wallet

metamask-wallet..

Sebagian besar pengguna crypto hanya memiliki wallet yang terkait dengan exchange yang dipakai mereka dalam melakukan trading. Hal ini pun dapat memberi kesan yang salah tentang cara kerja alamat blockchain karena hanya terlihat seperti log email/kata sandi tradisional.

Metamask hadir untuk meluruskan kesan yang salah tersebut. Metamask adalah dompet yang hanya ada di perangkat Anda dan memberi Anda kendali penuh atas dana Anda. Singkatnya, Metamask adalah dompet kripto (crypto wallet) memungkinkan Anda untuk menyimpan dan bertransaksi Ethereum atau token berbasis Ethereum (ERC-20) lainnya.

Dengan terhubung ke Dapps berbasis Ethereum, pengguna dapat membelanjakan koin mereka dalam games, mempertaruhkan token dalam aplikasi gambling, dan memperdagangkannya di bursa terdesentralisasi.

Wallet ini juga memberi pengguna sebuah titik untuk masuk ke dunia keuangan terdesentralisasi yang sedang berkembang, atau dikenal dengan DeFi. MetaMask memberikan Anda berbagai pilihan dan cara untuk mengakses aplikasi DeFi seperti Compound dan PoolTogether.

Anda tidak perlu mendaftarkannya di situs web, melainkan memasangnya sebagai ekstensi ke browser Chrome atau Firefox Anda. Sejak September 2020, MetaMask wallet juga telah tersedia untuk diinstal pada aplikasi seluler untuk Android dan iPhone.

Memang, menggunakan wallet seperti DeFi Wallets maupun wallet crypto lainnya sedikit lebih rumit dibanding kita menggunakan dompet default yang ada di exchange seperti Binance, Indodax, dan lain sebagainya. Anda perlu membuat kata sandi, tetapi email Anda atau apa pun yang bersifat pribadi tidak diperlukan, dan di sisi lain kemudian generator akan membuat segalanya dengan acak untuk Anda.

Anda akan diperlihatkan 12 apa yang disebut “seed words ” yang harus Anda ingat, sebaiknya Anda juga harus menyimpan di suatu tempat secara offline juga. Banyak wallet yang memanfaatkan seed words untuk mengakses crypto yang dimiliki.

Kata-kata ini akan memungkinkan Anda untuk memulihkan dompet Anda jika Anda lupa kata sandi. Pada DeFi Wallets MetaMask, Anda bisa menggunakan jaringan uji. Jaringan ini adalah salinan persis dari blockchain Ethereum kecuali mereka beroperasi dengan Ether palsu. Jaringan ini sangat disukai oleh pengembang blockchain karena memungkinkan mereka untuk menguji smart contract mereka secara gratis.

Artikel Terkait  Decentralized Exchange Terbaik di Afrika ini Bisa Kamu Coba

Keamanan MetaMask Wallet

Salah satu hal krusial bagi DeFi Wallets maupun wallet crypto lainnya adalah keamanan. Kunci pribadi (private keys) membantu Anda untuk mengamankan semua aset Anda dalam wallet. Kunci pribadi ini adalah urutan huruf dan angka yang digunakan setiap kali Anda melakukan transaksi serta membantu membuktikan kepemilikan token Anda. Kunci pribadi benar-benar harus terjaga kerahasiaannya. Jika ada yang mempelajari kunci pribadi Anda, mereka pun dapat menggunakannya untuk mencuri aset Anda.

Saat Anda mengatur wallet pada exchange seperti Indodax atau Binance maupun Tokocrypto, kunci pribadi Anda akan disimpan di server bursa sehingga Anda bukan satu-satunya pemilik akun Anda yang benar.

Inilah sebabnya mengapa ada kemungkinan menjadi korban peretasan dan pelanggaran keamanan lainnya jika Anda menggunakan wallet yang ada di Exchange. Sebagai contoh, Binance kehilangan $40 juta pada tahun 2019 atau exchange Bittrex yang sampai memblokir akun pengguna.

Metamask menyimpan kunci pribadi Anda secara lokal di komputer Anda, khususnya di dalam data browser. Cara ini adalah langkah besar dalam hal keamanan, tetapi masih dapat dibayangkan bahwa seseorang mungkin meretas PC Anda dan mendapatkan kuncinya. Mungkin satu-satunya pilihan yang lebih aman adalah dompet perangkat keras seperti Buku Besar atau dompet kertas, yang kurang nyaman untuk sering digunakan.

Memang, dimungkinkan untuk menghubungkan Metamask ke dompet perangkat keras seperti Trezor dan Ledger. Ini adalah kombinasi terbaik – keamanan 100% dikombinasikan dengan fungsionalitas Metamask. Dengan kata lain Metamask adalah pilihan dompet yang lebih cerdas.

Mengapa MetaMask Begitu Disukai?

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, MetaMask sangat disukai oleh masyarakat Afrika khususnya Nigeria. Apa yang membuatnya begitu istimewa?

Apa yang membuat Metamask menonjol di antara begitu banyak aplikasi dompet adalah emampuannya untuk berinteraksi dengan kontrak pintar dan proyek DeFi pada khususnya. Misalnya, jika Anda menavigasi ke Alchemix dan memutuskan untuk mempertaruhkan token Anda untuk keuntungan atau pergi ke OpenSea untuk memeriksa NFT baru, Anda harus menghubungkan dompet MetaMask Anda untuk melakukan transaksi yang sebenarnya.

Tentu saja, ada banyak dompet lain yang berfungsi serupa, tetapi Metamask mempertahankan popularitasnya karena sepenuhnya open source dan memiliki tim yang andal di belakangnya yang segera merespons masalah yang muncul.

Selanjutnya, kita akan membahas kelebihan dan kekurangan DeFi Wallets Metamask.

Artikel Terkait  Diblokir Berbagai Negara, Binance Exchange Masih Populer di Afrika?

Keunggulan dan Kekurangan Metamask Wallet

Metamask Wallet memiliki beberapa kekurangan  kelebihan yang kami rangkum dalam pembahasan berikut ini.

Kelebihan Metamask Wallet

  1. Populer – Wallet ini biasanya digunakan untuk mengkses berbagai Dapps. Pengguna hanya perlu satu plugin untuk mengakses berbagai Dapps. Metamask sangat terkenal di Afrika khususnya di Nigeria dan dipastikan ia memiliki banyak pengguna
  2. Sederhana – Alih-alih mengelola kunci pribadi, pengguna hanya perlu mengingat daftar kata dan transaksi ditandatangani atas nama wallet ini. Anda juga bisa menyimpan kata kuncinya secara offline.
  3. Menghemat ruang – Pengguna tidak perlu mengunduh blockchain Ethereum karena wallet ini dapat mengirimkan permintaan ke node di luar komputer pengguna.
  4. Terintegrasi – Dapps dirancang untuk bekerja dengannya, sehingga menjadi lebih mudah untuk mengirim Eter masuk dan keluar.
  5. Tersedia aplikasi – Kini metamask sudah hadir dalam bentuk aplikasi yang bisa didownload di Google Play Store maupun Appstore.

Kekurangan Metamask Wallet

  1. Pihak ketiga – MetaMask menyimpan kunci pribadi di dalam browser pengguna. Hal ini bisa dibilang kurang aman daripada perangkat keras atau dompet kertas. Wallet ini adalah kompromi yang masuk akal untuk kemudahan penggunaan.
  2. Node eksternal – Alih-alih menjadi node penuh, itu bergantung pada node eksternal yang terkadang memiliki waktu henti yang dapat menyebabkan MetaMask berhenti bekerja.

Demikianlah penjelasan tentang Metamask Wallet, sebuah DeFi Wallets yang sangat populer di Afrika khususnya di Nigeria. Ingin tahu lebih banyak informasi seputar exchange maupun wallet crypto terbaru? Kunjungi selalu situs crypto markey untuk dapatkan ragam informasi terbaru seputar mata uang digital kripto.