Anda mungkin sering mendengar istilah FUD dalam dunia Cryptocurrency. FUD adalah salah satu faktor yang mempengaruhi volatilitas crypto market. FUD adalah singkatan dari “Fear, Uncertainty, and Doubt” yang merupakan strategi orang-orang yang punya kuasa untuk menaik-turunkan harga Crypto dan mempengaruhi harga crypto.

Pada artikel kali ini kami akan membahas tentang FUD dalam Crypto, khususnya FUD China yang kerap terjadi di dalam dunia Cryptocurrency. Jika Anda tertarik dengan pembahasan tentang Crypto FUD­­ China yang sangat mempengaruhi pasar Crypto.

Apa itu FUD dalam Crypto Market?

crypto market

FUD merupakan kata yang digunakan oleh komunitas crypto untuk menggambarkan skeptisisme cryptocurrency yang berakibat pada penurunan harga (bearish) dalam pasar crypto yang tak terhindarkan. FUD adalah singkatan dari “Fear, Uncertainty, and Doubt” yang berarti ketakutan, ketidakpastian, dan keraguan. Crypto FUD adalah strategi yang dipakai oleh banyak orang berpengaruh untuk menciptakan penurunan harga besar-besaran dalam pasar crypto.

Hal ini dilakukan dengan menyebarkan informasi negatif, misleading, maupun informasi yang salah untuk menciptakan sentiment negatif terhadap Crypto market yang akhirnya menciptakan kekacauan dalam harga crypto.

Banyak penggemar kripto akan menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan apa dan pihak mana pun yang menentang bitcoin atau kripto. Mereka kadang-kadang akan mengabaikan mereka yang sinis terhadap cryptocurrency sebagai kelompok yang menyebarkan FUD atau dikenal dengan FUDsters.

Banyak orang-orang yang dianggap sebagai FUDsters besar dunia seperti Warren Buffet, ekonom Paul Krugman, dan kadang-kadang Elon Musk juga dianggap sebagai FUDsters karena ia kerap kali membuat harga Crypto, misalnya saat ia menyatakan Tesla tidak lagi menerima Bitcoin karena dianggap merusak lingkungan akibat aktivitas mining Bitcoin yang menghabiskan banyak listrik. Meskipun begitu, Elon Musk memiliki banyak hubungan baik dengan shitcoin Dogecoin (DOGE). Baru-baru ini ia menciptakan shitcoin lainnya yaitu, Floki Inu.

Makna dari FUD sendiri sejatinya telah mencakup semua poin pembicaraan dari orang yang tidak percaya kripto. Topik-topik ini mencakup argumen dari beberapa ekonom dan politisi tradisional. Beberapa contoh pola FUD yang dibuat oleh banyak orang:

  • Bitcoin dan cryptocurrency lainnya tidak berharga
  • Cryptocurrency memungkinkan kejahatan dan serangan siber
  • Penambangan mata uang kripto merusak lingkungan
  • Pemerintah akan segera melarang bitcoin dan crypto
  • Bitcoin adalah skema Ponzi terbesar sepanjang masa

Namun, uniknya para penggemar Crypto sering mengabaikan topik ini sebagai propaganda yang dibantah, tidak penting, atau menganggapnya sebagai salah satu bentuk entitas pemerintah. FUD adalah istilah yang tidak jelas, tetapi artinya secara umum menggambarkan penggelinciran yang menghina seputar topik cryptocurrency. Istilah ini dianut secara luas di media seperti Reddit, Twitter, dan Discord yang mendukung komunitas crypto.

Artikel Terkait  Mengenal Huobi Global, Exchange Crypto Terbaik di Asia

FUD Crypto dan Pengaruh China

crypto market

Hubungan Crypto dengan China bisa dikatakan tidak akur. China seringkali membuat crypto market jatuh, sejatuh-jatuhnya karena berbagai larangan yang diterapkannya. Mengapa China sangat berpengaruh dalam menentukan stabilitas pasar Crypto?

Pada dasarnya, penolakan Crypto di beberapa negara juga menyebabkan pasar crypto jatuh, namun tidak sejatuh ketika China menerapkan larangannya. Alasan utamanya adalah China adalah salah satu negara dengan penduduk tinggi dengan perekonomian yang bersaing dengan Amerika Serikat. Oleh karena itu, ia memiliki pengaruh besar dalam menentukan harga crypto.

Dalam 12 tahun terakhir saja, China sudah 19 kali membuat pasar crypto mengalami penurunan yang sangat besar. Berikut beberapa momen FUD Crypto besar yang dilakukan China.

  1. 2009: China melarang mata uang virtual pertama kalinya.
  2. 2013: China secara spesifik melarang Bitcoin. People Bank of China (PBoC) mencegah lembaga keuangan China menangani transaksi BTC dan menyebut crypto sebagai mata uang tanpa “arti sebenarnya.”
  3. 2014: pada bulan Maret 2014, diterbitkan sebuah berita palsu di situs web Weibo yang mengklaim bank sentral China berencana akan menghentikan semua transaksi Bitcoin di China dalam kurang dari sebulan.
  4. 2014: masih di waktu yang sama, crypto exchange di China FXBTC mengatakan akan menutup pintunya di tengah ancaman dari regulator untuk melarang pertukaran.
  5. 2016: Meskipun hal ini tidak dikendalikan secara langsung oleh China, pada tahun 2016 bursa kripto utama yang berbasis di Hong Kong, Bitfinex, menjadi korban salah satu peretasan terbesar pada Agustus 2016. Hal ini pun meningkatkan sentiment negatif crypto di China.
  6. 2017: Pemerintah China secara resmi melarang pertukaran crypto mulai dari melayani pengguna di dalam negeri pada bulan September 2017.
  7. 2017: masih di waktu yang sama PBoC mengumumkan bahwa warga negara China tidak akan diizinkan untuk mendanai penawaran koin awal.
  8. 2017: Cryptocurrency sedang menuju salah satu bull run terbesar yang pernah ada ketika BTCC mengatakan hal tersebut akan berhenti di tengah “larangan” pemerintah.
  9. 2017: masih di tahun yang sama, Wakil gubernur PBoC mengklaim “tubuh Bitcoin” akan mengapung di sungai suatu hari nanti dalam artian, Bitcoin dkk tidak akan punya masa depan.
  10. 2018: bulan Januari 2018, beredar laporan bahwa warga negara China mungkin telah menyebabkan jatuhnya harga cryptocurrency utama.
  11. 2018: masih di tahun yang sama, laporan media China, yang mengklaim bahwa China akan menindak penambangan kripto.
  12. 2019: Bitcoin mengalami penurunan harga pada April 2019 ketika draf dari Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China mengungkapkan bahwa badan pemerintah sedang mempertimbangkan untuk melarang penambangan.
  13. 2019: masih di tahun yang sama PBoC mengikuti langkah ini dengan pengumuman bahwa perdagangan tcrypto akan ditutup segera.
  14. 2020: Pada bulan Maret, crypto market berdarah-darah karena hampir semua token utama turun pada awal pandemi COVID-19, diyakini sebagian besar disebabkan oleh penambang China yang melikuidasi kepemilikan mereka.
  15. 2020: Pengumuman rencana pelarangan perdagangan Crypto ritel oleh Pemerintah Hongkong  sebagai bagian dari upayanya untuk menindak pencucian uang yang dilakukan melalui Crypto pada November 2020.
  16. 2021: Asosiasi Keuangan Internet Nasional China, Asosiasi Perbankan China, dan Asosiasi Pembayaran dan Kliring China mengeluarkan pernyataan peringatan terhadap investasi dalam mata uang kripto mengingat potensi risiko pada Mei 2021.
  17. 2021: PBoC memerintahkan bank-bank Tiongkok dan penyedia layanan pembayaran seluler untuk tidak menyediakan layanan perbankan dan penyelesaian kepada klien yang terlibat dalam transaksi terkait cryto pada Juni 2021.
  18. 2021: masih pada bulan dan tahun yang sama, para pejabat China mengeluarkan larangan penambangan yang bonafide, yang menyebabkan eksodus besar-besaran penambang dari negara tersebut.
  19. 2021: pada bulan September, sekali lagi PBoC telah menyatakan bahwa semua transaksi cryptocurrency di China adalah ilegal.

Itulah beberapa Crypto FUD China yang menyebabkan penurunan pada crypto market. Bagi Anda yang sudah melakukan investasi crypto, tidak perlu panik saat terjadi FUD. Anda bisa menambah pasokan coin yang Anda miliki, dengan membelinya kembali saat harga turun. Anda juga bisa menjual koin atau token yang Anda miliki apabila porto Anda meningkat.

Keputusan membeli dan menjual investasi Anda adalah sepenuhnya keputusan Anda. Oleh karena itu, Anda tetap harus melakukan riset pasar, membaca grafik harga dan kap pasar, serta melakukan analisis fundamental dari masing-masing koin atau token yang Anda miliki.

Untuk melihat berbagai informasi terbaru seputar Crypto, Anda bisa kunjungi situs Crypto Markey untuk mendapatkan informasi terbaru seputar crypto market. Jangan lupa allow notification agar Anda tidak ketinggalan update informasi terbaru.