Hingga saat ini, Crypto masih menjadi salah satu aset dengan pengguna yang sangat tinggi. Di tahun 2021 ini, terdapat 120 juta investor cryptocurrencies aktif. Hingga saat ini ada 10.000 lebih jenis crypto yang diperdagangkan. Jika Anda tertarik untuk melakukan investasi mata uang kripto, Anda membutuhkan crypto exchange.

Exchange atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan bursa adalah platform yang digunakan untuk melakukan transaksi crypto. Salah satu indikator exchange yang baik untuk melakukan transaksi jual beli crypto adalah besaran volume perdagangan di dalam bursa itu sendiri.

Pada artikel kali ini, kami akan membahas exchange crypto dengan volume perdagangan terbesar di seluruh dunia. Apa saja? Simak artikel berikut ini sampai akhir!

Crypto Exchange dengan Volume Perdagangan Terbesar

crypto-exchange

1. Exchange ($ 24,95 milyar dalam 24 jam)

Waves.Exchange, platform pertukaran aset kripto hibrida yang dibangun ke dalam blockchain Waves. Untuk meningkatkan layanannya, Waves.Exchange menambahkan dukungan staking terdesentralisasi untuk dolar Neutrino (USDN) pada 28 Januari 2020.

Sebagai non-custodial staking solution (solusi taruhan non-penahanan), saat ini pengguna Waves.Exchange dapat memperoleh manfaat dari hadiah staking atau taruhan reguler, sambil tetap mempertahankan kepemilikan penuh atas dana mereka. Pendekatan yang dipakai oleh Waves.Exchange sejatinya adalah pendekatan yang sepenuhnya bebas resiko. Hal ini pun membuat staking cryptocurrency lebih mudah diakses daripada sebelumnya.

Aset pertama yang tersedia untuk dipertaruhkan di platform adalah dolar Neutrino, aset yang dipatok USD secara algoritmik pun cukup stabil karena dijaminkan dengan WAVES, aset kripto yang mendorong platform blockchain Waves.

Exchange Crypto ini dibangun di atas protokol Neutrino open-source, USDN dirancang untuk memberi pemegang WAVES cara untuk keluar dari volatilitas, sambil membuka aliran pendapatan tambahan, termasuk dalam melakukan staking. Perkiraan hasil tahunan untuk USDN yang dipertaruhkan berada di lebih dari 13%, meskipun ini dapat bervariasi berdasarkan kapitalisasi token WAVES.

Untuk mencapai stabilitas, Neutrino menggunakan algoritme untuk mencetak USDN secara otomatis jika harga WAVES naik. USDN kemudiam disimpan dalam dana cadangan khusus yang akan digunakan untuk menutupi selisih kurs jika WAVES turun lagi di masa depan. Proses ini dibantu oleh jaringan oracle yang memberikan informasi harga ke smart contract neutrino.

Artikel Terkait  Crypto Mining : Pro dan Kontra Crypto Mining di Seluruh Dunia

2. Binance ($ 19,86 milyar dalam 24 jam)

Binance adalah exchange cryptocurrency yang saat ini merupakan salah satu exchange terbesar di dunia dalam hal volume perdagangan harian cryptocurrency. Perusahaan ini didirikan pada 2017 dan terdaftar di Kepulauan Cayman.

Binance didirikan oleh Changpeng Zhao, seorang pengembang yang sebelumnya telah membuat perangkat lunak untuk perdagangan frekuensi tinggi yang bernama Fusion Systems dan didirikan di Shanghai pada tahun 2005. Fusion System ini digunakan dalam perdagangan pialang saham.

Pada tahun 2013, ia bergabung dengan Blockchain.info sebagai anggota ketiga dari tim cryptocurrency wallet. Dia juga bekerja di OKCoin sebagai CTO selama kurang dari setahun, sebuah platform untuk perdagangan spot antara aset fiat dan digital.

Binance awalnya berbasis di China, tetapi kemudian memindahkan kantor pusatnya keluar dari China, tepatnya di Malta menyusul peningkatan regulasi cryptocurrency pemerintah China.

Binance saat ini sedang diselidiki oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat dan Internal Revenue Service atas tuduhan pencucian uang dan pelanggaran pajak. Financial Conduct Authority atau Otoritas Pelaku Keuangan di Inggris memerintahkan Binance untuk menghentikan semua aktivitas yang diatur di Inggris pada Juni 2021.

Masih ada banyak lagi negara lainnya yang melarang penggunaan crypto exchange Binance termasuk juga Indonesia. Anda bisa lihat beritanya disini!  https://www.cnbcindonesia.com/tech/20210503142935-37-242719/tak-berizin-binance-dilarang-beroperasi-di-indonesia.

Meskipun demikian, Binance masih menduduki peringkat 5 besar dalam hal volume perdagangan Crypto. Hal ini dikarenakan banyak sekali fitur-fitur yang ditawarkan oleh Binance dalam melakukan investasi aset crypto salah satunya adalah staking dan Binance Futures yang memberikan berbagai keuntungan besar kepada penggunanya.

Baru-baru ini, Binance juga menggratiskan biaya trading untuk para penggunanya. Semakin menarik, bukan?

Artikel Terkait  Mengenal Pancakeswap Finance, DEX Populer Menyaingi Uniswap

3. Upbit ($ 5,80 milyar dalam 24 jam)

Upbit adalah crypto exchange asal Korea Selatan yang diluncurkan pada Oktober 2017. Sejatinya, ada banyak sekali exchange yang digunakan untuk transaksi crypto di Korea Selatan, karena negara tersebut telah menjadi salah satu benteng crypto sejak awal.

Upbit Exchange ini juga memiliki pilihan pasangan perdagangan yang fantastis, menawarkan perdagangan di 158 kripto yang berbeda. Upbit juga memiliki aplikasi seluler. Meskipun berbasis di Korea Selatan,  Anda yang berasal dari Indonesia dapat mengunduh aplikasi seluler di App Store dan Google Play.

Namun hingga saat ini, sebagian besar trader crypto yang menggunakan Upbit melakukan perdagangan crypto di desktop. Tetapi, jika Anda suka melakukan aktivitas di luar ruangan dan tetap ingin memantau pergerakan pasar harga crypto, Anda bisa gunakan versi seluler dari Upbit.

Pertukaran ini menawarkan biaya perdagangan tetap sebesar 0,25%. Upbit karenanya tidak membedakan antara maker dan taker.

Rata-rata exchange global telah lama menetapkan biaya trading di sekitar 0,25%. Ada juga bursa kripto yang menggratiskan biaya trading seperti Indodax di Indonesia maupun Binance baru-baru ini. Namun, ketika membandingkan dengan exchange yang ada di Korea Selatan lainnya seperti Bithumb, Coinone, Korbit, dan Coinrail, biaya Upbit adalah yang paling mahal. Biaya taker rata-rata di antara bursa ini adalah 0,139% dan biaya maker rata-rata adalah 0,11%.

4. OKEx ($ 5,33 milyar dalam 24 jam)

OKEx adalah exchange crypto inovatif yang memudahkan untuk membeli, menjual, atau memperdagangkan cryptocurrency tetapi saat ini tidak tersedia untuk penduduk AS. OKEx adalah bursa kripto yang dapat memberikan berbagai layanan primer yang cangih. OKEx sangat baik bagi Anda yang merupakan pemula dalam mengenal kripto.

Exchange ini mengutamakan berbagai fitur layanan yang mengesankan yang mencakup pinjaman fleksibel dan cara untuk mendapatkan bunga pada token yang dipertaruhkan. OKEx menyediakan alat perdagangan sederhana dan kompleks dan, jika Anda tertarik, crypto mining adalah bukti kerja dan penambangan likuiditas DeFi.

Decentralized finance atau DeFi, adalah salah satu area smart contract dan blockchain yang tumbuh paling cepat. Faktor pendorong utama pertumbuhan ini adalah penambangan likuiditas. Pada exchange inilah pengguna yang menyediakan likuiditas ke protokol terdesentralisasi. Hal ini pun dapat dilakukan secara pasif sehingga Anda bisa mendapatkan tokennya sebagai gantinya. Pengembalian dari mining likuiditas pada exchange ini bisa jauh lebih tinggi daripada melakukan staking.

Jumpstart Mining Initiative OKEx pun memungkinkan Anda untuk menanam token DeFi sambil mendukung proyek pilihan Anda dengan mempertaruhkan OKB yang merupakan token untuk ekosistem OKEx.

OKEx juga memiliki program loyalitas unik yang menghargai penggunaan regular pada aplikasi selulernya. Setiap hari, lima “learning missions” yang baru diposting ke aplikasi, di mana misi ini mengharuskan Anda menonton video atau membaca artikel.

Penyelesaian setiap tugas pada platform trading crypto OKEx memberi penghargaan berupa 50 satoshi kepada penggunanya. Setiap Satoshi memiliki nilai sama dengan kira-kira 100 juta Bitcoin penuh. Ketika pengguna mendapatkan 10.000 Satoshi, maka hadiah tersebut dapat dikonversi menjadi jumlah Bitcoin yang sama, yang dapat disimpan, dipertaruhkan, atau diperdagangkan di OKEx. Menarik sekali bukan?

5. Bitcoin.com ($ 4,78 milyar dalam 24 jam)

Bitcoin.com adalah portal web terkait Bitcoin. Portal ini menyediakan sejumlah layanan Bitcoin dan Bitcoin Cash seperti membeli dan menjual cryptocurrency ini, dan dompet seluler untuk keduanya. Bitcoin.com juga menampilkan berbagai layanan lainnya seperti berita cryptocurrency, widget dan grafik dan toko online.

Bitcoin.com sejatinya bukanlah exchange, melainkan hanyalah sebuah wallet untuk Anda menyimpan, membeli, dan menjual aset crypto Anda khususnya untuk Bitcoin (BTC) dan Bitcoin Cash (BCH). Wallet Bitcoin.com sendiri diluncurkan pada Agustus 2017.

Pada November 2017, mengikuti hard fork Bitcoin Cash, dompet diperbarui untuk mendukung kedua blockchain. Saat pengguna mengunduh aplikasi, itu akan secara otomatis membuat dompet Bitcoin Cash dan Bitcoin. Dompet Bitcoin Cash muncul pertama kali dalam daftar sebagai opsi default.

Pada bulan Februari 2018, diumumkan bahwa dompet terintegrasi dengan ShapeShift menggunakan API mereka untuk memungkinkan konversi multi-mata uang dalam dompet antara Bitcoin Cash (BCH) dan Bitcoin (BTC). Pada Mei 2018, Bitcoin.com memutuskan untuk membalikkan sebagian perubahan kontroversial yang dibuat pada situs webnya dengan mencantumkan kembali Bitcoin Cash sebagai Bitcoin Cash, bukan Bitcoin.

Itulah penjelasan tentang exchange crypto dengan volume perdagangan tertinggi dalam waktu 24 jam. Semuanya memiliki likuiditas yang cukup baik meskipun beberapa exchange tersebut ditolak di beberapa negara.

Jika Anda tertarik untuk tahu berbagai informasi seputar exchange crypto dan berita lainnya seputar market crypto, jangan lupa untuk kunjungi selalu situs crypto markey. Jangan lupa untuk nyalakan notifikasi dari situs kami agar Anda selalu mendapatkan update informasi terbaru seputar dunia cryptocurrency.