Babydoge adalah coin crypto terbaru yang sedang viral belakangan ini. Harga 1 dogecoin baby juga menjadi sorotan banyak pecinta crypto.

Lantas apa bedanya babydoge dengan dogecoin biasa? Simak ulasan lengkapnya di berita kripto hari ini.

Apa Itu Babydoge?

Dogecoin adalah koin crypto fenomenal yang dirilis pada 2013 silam. Perkembangan sejarah dan harga Dogecoin tergolong unik, karena koin satu ini berawal sebagai candaan dan sarkasme atas sistem Bitcoin.

Setelah 8 tahun beredar, akhirnya per 1 Juni 2021, muncul aset coin crypto terbaru bernama Babydoge coin. Apa itu?

Baby Dogecoin atau BABYDOGE merupakan coin crypto terbaru ciptaan fans dari komunitas Dogecoin. Itulah mengapa nama koin ini juga mirip dengan DOGE.

Akan tetapi, sistem kerja maupun nilai 1 Doge Baby Coin tidak sama dengan 1 Dogecoin biasa. Tujuan pengembangan token Baby Dogecoin hanyalah sebagai hadiah bonus untuk para penimbun koin (HODL-er). Koin-koin ini bisa diperoleh pasca menyelesaikan transaksi di blockchain.

Ada juga yang menerangkan perbedaan 1 Dogecoin dengan Dogebaby adalah tujuan sosial di balik si koin baru. Baby Dogecoin menjadi sorotan setelah banyak digunakan untuk beramal. Misi utama donasi Baby Dogecoin ialah menyelamatkan sekaligus merawat para anjing liar dari berbagai kawasan dunia.

Artikel Terkait  Terintegrasi Dengan Dompet Digital Coinloan Luncurkan Kartu Crypto

Sampai saat ini, diketahui sudah ada kumpulan donasi Dogebaby sebesar USD $75 ribu (kira-kira 1 miliar rupiah) yang disalurkan untuk organisasi nirlaba Paws With Cause. Organisasi tersebut bergerak di bidang penangkaran anjing liar di kawasan Washington, Amerika Serikat.

Perkembangan Harga Dogecoin Baby

Tidak seperti harga Dogecoin yang tinggi, koin “keturunan”nya ini justru dipatok dengan nilai yang rendah. 1 Dogecoin Baby sempat mengalami kenaikan harga tajam sebesar 1050% setelah 2 minggu perilisan. Namun akhir-akhir ini harga Dogecoin Baby hanya sebesar Rp0,000009287 IDR.

Ada banyak alasan mengapa harga Dogecoin Baby sangat rendah. Dua di antaranya adalah stok suplai koin yang sangat sedikit (terbatas) dan penggunaan koin untuk tujuan amal saja. Baby DOGE tidak digunakan untuk transaksi umum seperti koin crypto lain.

Sistem Kerja Babydoge Crypto

Lantas bagaimana dengan sistem kerja dari sang Dogecoin cilik? Coin crypto terbaru ini bekerja dengan sistem smart staking dan reward. Bonus koin ditransfer kepada pemilik koin dalam jumlah tertentu untuk setiap transaksi yang mereka tuntaskan.

Artikel Terkait  Token Pintu Crypto Akan Segera Hadir! Ada Airdrop Gratis untuk Penggunanya

Biaya transaksi Dogecoin Baby adalah sebesar 10% dengan rincian pembagian sebagai berikut:

  • 5% didistribusikan ke semua pemegang aset.
  • 5% dibagi dua sama rata (2,5%) untuk transaksi jual beli di liquidity pool dan kembali ke sistem Dogebaby sendiri.

Mengapa koin-koin Dogebaby disebar dengan porsi tersebut? Tujuannya tak lain untuk menjaga network blockchain Dogebaby selalu aktif sekaligus menguntungkan para investor.

3 Perbedaan Babydoge dan Dogecoin

Kita sudah melihat apa itu Baby Doge Coin. Mungkin sekarang Anda masih penasaran apa perbedaan antara koin baru ini dengan pendahulunya, Dogecoin?

Selain berbeda dari segi harga, Dogebaby dan Dogecoin juga berbeda dari berbagai aspek penting seperti:

1. Popularitas

Dogecoin berada di peringkat keenam jajaran crypto terpopuler dunia menurut grafik Coinmarketcap. Kapitalisasi Dogecoin juga sangat besar sehingga sanggup bersaing dengan koin-koin kripto lain.

Sementara Dogebaby adalah koin baru dengan jumlah kapitalisasi yang kecil. Laman sosial media resmi Dogebaby menyebut bahwa pemilik koin ini hanya sebanyak 548 ribu dan kapitalisasinya setara USD $200 juta. Kembali lagi, hal ini dikarenakan sedikitnya stok distribusi koin tersebut.

Artikel Terkait  Strategi Buy The Dip El Salvador Terhadap Bitcoin

2. Sistem Blockchain

Dogecoin dilengkapi dengan blockchain yang desentral dan canggih. Sistem blockchain DOGE juga masih merupakan Litecoin.

Sementara teknologi Dogebaby masih cukup sederhana lantara baru berusia seumur jagung. Baby Dogecoin saat ini bekerja memakai sistem smart chain yang terpusat. Teknologi ini jauh berbeda dengan Dogecoin yang sudah dikembangkan bertahun-tahun.

3. Jumlah Stok Koin

Stok koin Dogebaby yang didistribusi ke masyarakat sangat terbatas. Bahkan kabar terbaru menyebutkan tim Baby Dogecoin sudah membakar sebanyak 35% token ini dari kisaran total yang ada. Di sisi lain, Dogecoin justru diproduksi secara tidak terbatas dan tanpa pembakaran.

Demikianlah pembahasan berita kripto hari ini tentang apa itu Babydogecoin! Semoga pembahasan di atas bisa menambah wawasan Anda perihal jenis-jenis coin crypto terbaru, ya.

Yuk ikuti terus update berita kripto hari ini dari CRYPTO MARKEY di https://crypto.markey.id/ ! Ada banyak artikel kripto terbaru gratis menanti Anda setiap hari di sini, lho. Jadi sampai bertemu lagi di pembahasan berikutnya, ya!