Tindakan El Salvador menerapkan strategi buy the dip yang tetap membeli cryptocurrency baru di tengah kemerosotan harga yang terjadi menjadi perbincangan. Banyak yang bertanya mengapa El Salvador tetap membeli Bitcoin tambahan padahal harga saat itu sedang mengalami penurunan.

Sebelum itu Bitcoin sudah membawa kekhawatiran tersendiri di kalangan investor kripto karena mengalami penurunan harga terendah yang mencapai $42K hanya dalam beberapa menit berdasarkan likuidasi besar-besaran. Di sisi lain analis pasar Will Clemente percaya bahwa Bitcoin secara perlahan mulai menunjukkan dirinya sebagai aset mikro.

Gerak Gerik Berani El Salvador

Langkah yang diambil El Salvador sejauh ini bisa dikatakan berani, mereka nyatanya mereka mengambil keputusan dengan menjadikan cryptocurrency sebagai mata uang, menambang cryptocurrency menggunakan energi gunung berapi, dan informasi baru-baru ini bahwa mereka berencana untuk membangun 20 sekolah baru dengan menggunakan keuntungan dari Bitcoin yang mereka dapatkan.

Artikel Terkait  Penarikan Ethereum Gratis Dicabut BlockFi karena Meningkatnya Biaya Transaksi

Tidak hanya fokus menambang cryptocurrency, El Salvador juga tetap memikirkan mengenai bagaimana cryptocurrency dapat mempercepat pengembangan energi terbaru berdasarkan dengan perpindahan penambangan dengan tenaga gunung berapi. Tidak sembarangan, memanfaatkan energi panas bumi terdapat beberapa dampak baik, yakni dapat diperbarui, bersih, dan masih dapat dimanfaatkan karena belum semua tempat memanfaatkan energi yang sama.

Belum lama ini beredar informasi bahwa El Salvador membeli cryptocurrency tambahan. Sejalan dengan pengumuman Presiden El Salvador Nayib Bukele di media sosial Twitter bahwa mereka masih membeli 150 Bitcoin tambahan pada level $48K. Sebelumnya El Salvador juga sempat membeli sebanyak 100 Bitcoin pada akhir November. Dengan begitu terlihat bahwa mereka menggunakan strategi buy the dip.

Artikel Terkait  Mengenal Metaverse Crypto | Terobosan Teknologi Terbaru

Pengenalan Singkat Strategi Buy The Dip

Seperti apa ya strategi buy the dip yang diadopsi El Salvador? Sama persis yang dilakukan oleh El Salvador, strategi buy the dip adalah aktivitas melihat dan membeli aset keuangan yang harganya tiba-tiba mengalami penurunan di pasar dan melakukan pembelian atas aset tersebut. Dengan begitu ketika harganya naik di kemudian hari pemilik aset akan mendapatkan keuntungan. Strategi seperti ini bisa digunakan pada semua jenis aset, termasuk saham, indeks, mata uang, dan komoditas.

Walaupun terlihat sederhana dari penjelasan di atas, tetapi untuk menggunakan strategi buy the dip ini perlu memperhatikan beberapa hal. Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah perlu adanya identifikasi aset keuangan, apakah aset tersebut memiliki peluang naik yang besar atau sebaliknya.

Artikel Terkait  Rusia Akui Tidak Siap Izinkan ETF Bitcoin di Negaranya

Kemudian Anda juga perlu mengidentifikasi kapan aset mengalami penurunan tajam, di mana penurunan terjadi karena adanya beberapa sebab. Terakhir, Anda perlu tahu dan paham seberapa dalam penurunan aset akan berlanjut.

Semakin turun harga aset yang Anda beli maka ada peluang keuntungan yang lebih besar saat harganya kembali naik. Namun perlu diperhatikan juga secara seksama, aset yang mengalami penurunan drastis ada kemungkinan sulit untuk naik ke puncak sebelumnya. Aset yang cocok menggunakan strategi buy the dip adalah aset yang memiliki pergerakan harga jangka pendek.

Masih penasaran dengan berita cryptocurrency lainnya? Mudah sekali, Anda bisa langsung ikuti website kami di https://crypto.markey.id/ dan otomatis akan mendapatkan berita terbaru seputaran dunia Cryptocurrency setiap hari. Sampai jumpa.