Kondisi pasar crypto hari ini dipengaruhi oleh berbagai faktor. Tapi tenang saja, kita bisa selangkah lebih maju menganalisa pasar crypto dengan Spent Output Profit Ratio (SOPR).

Faktanya, harga crypto hari ini selalu berubah secara dinamis. Alhasil investor harus rajin menganalisa pasar crypto secara berkala demi mendapat profit maksimal.

Masih sering bingung bagaimana caranya menganalisa pasar crypto hari ini? Tenang saja, gunakan rumus Spent Output Profit Ratio sebagai indikator analisa bantuan. Berikut penjelasan selengkapnya, ayo disimak!

Analisa Harga Crypto Hari Ini dengan SOPR

harga crypto hari ini

Definisi SOPR (Spent Output Profit Ratio)

Ada banyak indikator dalam perhitungan harga crypto hari ini. Salah satunya adalah SOPR (Spent Output Profit Ratio). Apa itu?

Spent Output Profit Ratio merupakan indikator analisa pasar crypto yang memuat informasi besaran profit aset, kerugian investasi dan sentimen pasar crypto makro. Dengan indikator SOPR, investor bisa mengetahui berapa banyak profit yang dibawa nyata oleh setiap koin (on chain).

5 Kondisi SOPR terkait Harga Crypto Hari Ini

Ada 5 kondisi dari nilai Spent Output Profit Ratio yang harus dipertimbangkan saat menganalisis harga crypto hari ini. Kelimanya sering muncul dalam analisa market crypto Indonesia, yakni:

1. SOPR > 1

Kondisi pertama adalah ketika nilai SOPR lebih besar dari 1. Saat hasil ini didapat dari perhitungan, maka dipastikan nilai koin on chain di pasar crypto hari itu akan membawa profit besar saat dijual kembali. Harga jual aset Anda akan jauh lebih besar daripada harga beli.

2. SOPR < 1

Ini adalah kebalikan dari kondisi sebelumnya. Ketika nilai SOPR kurang dari 1, maka koin on chain rata-rata memiliki nilai jual yang rendah daripada harga belinya. Jadi Anda bisa rugi atau mendapat profit yang lebih sedikit.

3. SOPR = 1

Lalu bagaimana ketika nilai perhitungan Spent Output Profit Ratio setara dengan 1? Itu artinya aset Anda di pasar crypto hari ini mengalami break event (titik impas).

Break event merupakan situasi dimana jumlah pendapatan dan pengeluaran perusahaan setara besarnya. Jadi Anda tidak rugi ataupun untung.

Selain ketiga kondisi di atas terdapat pula 2 situasi SOPR menurut tren pasar crypto hari ini yakni:

4. Tren SOPR Tinggi

Ketika SOPR tinggi, itu artinya sedang terjadi proses realisasi keuntungan dengan potensi pasokan yang awalnya tidak likuid pasokan ini juga akan dikembalikan ke arus sirkulasi likuid.

5. Tren SOPR Rendah

Sebaliknya, tren SOPR rendah saat kerugian investasi yang direalisasikan. Di saat yang sama, koin-koin yang membawa keuntungan sengaja tidak dijual kembali ke pasar crypto hari ini.

Artikel Terkait  Liburan Mendatang Newegg Menerima Metode Pembayaran dengan Shiba Inu

Rumus Harga Crypto Hari Ini dengan SOPR

Indikator trading SOPR bisa kita gunakan untuk menghitung beragam kondisi market crypto Indonesia setiap hari. Ini dimungkinkan karena SOPR memperhitungkan semua nilai agregat untung rugi dari aset yang bisa direalisasikan on chain per hari.

Contoh Pemanfaatan SOPR

Berikut ini sejumlah contoh penerapan Spent Output Profit Crypto untuk menginterpretasi harga crypto hari ini:

Siklus Harga Reli Bull Market

Investor jangka panjang meraup keuntungan semakin banyak selama bull market terjadi. Pun ketika harga reli muncul di bull market, artinya ada jumlah transaksi yang belum diwujudkan, yang sekaligus lebih besar dari jumlah koin. Proporsi ini pastinya membawa keuntungan tambahan bagi trader.

Dorongan investor untuk merealisasikan keuntungan asetnya (dengan cara menjual crypto) otomatis menguat. Alhasil jumlah pasokan yang awalnya tak likuid kembali ke dalam sirkulasi.

Gambaran situasi pasar reli bull market ini harus diamati dengan grafik harga crypto. Salah satu interpretasi SOPR untuk situasi umum reli bull market dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Reset SOPR: nilai SOPR awal yang rendah memperlihatkan jumlah koin yang tak punya profit tinggi. Reset SOPR mengikuti arus koreksi harga aset saat situasi sentimen market rendah. Akumulator smart money melakukan buy the dip.
  2. Distribusi aset menjadi power: harga reli meningkat dibarengi insentif untuk koin-koin berprofit, lalu dilanjutkan ke tahap distribusi. Nilai SOPR meningkat berkali-kali mencapai puncak berurutan.
  3. Pendirian makro top/lokal: terjadi distribusi pasokan baru untuk mengalahkan puncak market lokal dan permintaan aset baru masuk. SOPR bernilai tinggi akan memperlihatkan volume besar atas profit yang sukses direalisasikan on chain.
Artikel Terkait  Bitcoin Terdepresiasi! Shiba Inu Coin Sekarang Menjadi Incaran Para Investor?

Siklus Harga Reli Bear Market

Ketika bear market terjadi, permintaan masyarakat terhadap aset menurun secara berkala. Harga aset kembali ke nilai dasar. Penurunan harga juga disebabkan oleh volatilitas tinggi crypto itu sendiri.

Saat bear market, investor cenderung menyerah dan melepas koin mereka lantaran tak kuat menanggung rugi.

Sama seperti bull market, situasi bear juga cuma bisa diamati persisnya lewat grafik. Salah satu bentuk interpretasi momen reli bear market secara umum kurang lebih seperti ini:

  1. Terjadinya macro top: jumlah permintaan melampaui pasokan yang terdistribusi di jaringan. Semua investor mendistribusikan koin berprofit tinggi yang mengakibatkan kenaikan nilai.
  2. Muncul kapitalisasi lokal: investor di peringkat bawah mulai menjual ‘rugi’ aset mereka karena tren harga aset yang terjadi sangat rendah. Alhasil nilai SOPR yang terjadi kurang dari 1. Namun di saat yang sama kelompok investor yang kontra akan tren berkesempatan membeli aset baru.
  3. Kembali ke profit: investor holder jangka panjang dan investor kontra tren bisa kembali ke profit mereka. Tren SOPR > 1 muncul karena koin sudah habis terjual. Harga aset berubah karena permintaan berkurang dan pasokan likuid koin terkini bisa memenuhi request.
  4. Sustained capitulation: bear market mencapai kapitulasi akhirnya dan nilai SOPR < 1 bertahan cukup lama. Selama fase ini, batas maksimal cross section investor mengalami net loss. Bagian ini menunjukkan situasi dari sisa koin profit yang tidak aktif. Akumulasi uang dan koin bergerak dari situasi likuid ke relatif tak likuid lalu menciptakan tekanan bullish.

Demikianlah pembahasan artikel kali ini terkait pemanfaatan Spent Output Profit Ratio (SOPR) untuk menganalisa pasar dan harga crypto hari ini. Untuk lebih memperdalam pemahaman tentang analisa market dengan SOPR, Anda bisa membaca dan mempelajari lebih banyak referensi lainnya, ya!

Tidak mau ketinggalan berita terbaru dari dunia market crypto Indonesia? Yuk follow terus update market crypto Indonesia di CRYPTO MARKEY!

Kunjungi http://crypto.markey.id/ sekarang dan langsung dapatkan beragam artikel, tips serta berita market crypto Indonesia terbaru GRATIS. Sampai bertemu lagi!