Kabar kali ini datang dari Thailand, berdasarkan laporan dari media swasta yang berkantor pusat di Midtown Manhattan, New York City yaitu Bloomberg, salah satu perusahaan yang ada di sana berani membuat koin crypto berbasis blockchain yang akan disebarluaskan kepada orang banyak. Koin tersebut diberi nama C-Coin. Saat ini koin crypto tersebut masih dalam tahap uji coba.

Central Retail Corp merupakan sebuah perusahaan yang fokus dalam hal mengembangkan pusat perbelanjaan terbesar yang ada di negeri gajah putih. Saat ini setidaknya mereka telah mengoperasikan lebih dari 2.000 toko yang tersebar di 54 provinsi di Thailand, kemudian lebih dari 100 toko yang tersebar di Vietnam, pengecer Denmark Illum, dan 9 toko yang berada di Italia yang bernama  La Rinascente. Toko-toko yang tersebar tersebut terdiri dari toko makanan, pakaian, properti, dan bahan bangunan.

Artikel Terkait  Ripple Liquidity Hub, Toko Sumber Aset Token Terlengkap Milik Ripple

Uji Coba Koin Crypto Kepada 80.000 Karyawan

Koin crypto C-Coin yang sudah dibangun sejak dua tahun lalu saat ini sedang dalam masa uji coba. Central Retail Corp melakukan uji coba koin tersebut kepada pada karyawannya. Tidak main-main, sebanyak 80.000 karyawan yang sudah terpilih berdasarkan prestasi diberikan C-Coin untuk mereka gunakan membeli barang yang diinginkan di berbagai pusat perbelanjaan dan restoran yang menjadi mitra Central Retail Corp. C-Coin tersebut akan digunakan sebagai pengganti uang tunai dalam pembelian barang.

Tujuan dilakukannya uji coba terhadap para karyawannya adalah untuk menerima data penting mengenai kinerja koin crypto di kehidupan nyata. Menurut kepala kantor inovatif di Central Tech, Kowin Kulruchakorn, tidak hanya kepada karyawan, koin crypto tersebut juga bisa diberikan kepada warga biasa.

Artikel Terkait  Kenali Harga Crypto Hari Ini lewat Spent Output Profit Ratio

Alasan lainnya dilakukan uji coba terlebih dahulu dan belum disebarluaskan kepada masyarakat umum adalah karena perusahaan ingin dalam penggunaannya, koin crypto tersebut tidak ada masalah.

Untuk memperluas jangkauan C-Coin, ada peluang perusahaan untuk mengadopsi -oin dan membagikannya ke dalam lingkup raksasa retail, seperti memberikannya ke mitra perusahaan atau klien, sehingga nantinya mereka dapat membayar barang dan jasa Central Retail Corp dengan menggunakan C-Coin.

Adopsi Koin Crypto C-COin Masih Belum Jelas

Kemudian untuk saat ini belum ada keputusan yang jelas mengenai teknis pendistribusian koin crypto tersebut kepada khalayak umum. Namun ada kemungkinan koin crypto tersebut terdaftar di bursa dan tersedia untuk diperdagangkan. Kowin sendiri mempercayai bahwa C-Coin memiliki potensi yang besar untuk masuk ke jajaran koin crypto yang banyak digunakan.

Artikel Terkait  Mengenal Brave Browser, Browsing Bisa Dapat Kripto?

Tidak hanya sebagai alat transaksi, koin crypto C-Coin juga diadopsi sebagai sebuah reward atau penghargaan kepada karyawan mereka yang berprestasi. Perusahaan yang didirikan pada 1972 ini dipimpin oleh Tos Chirathivat atau cucu dari Tiang Chirathivat. Keluarga mereka saat ini menduduki posisi keempat sebagai orang terkaya di Thailand, dengan kekayaan bersih mencapai US$ 11,6 miliar.

Munculnya banyak koin crypto ini sebetulnya sudah menjadi hal biasa, karena semakin berkembangnya cryptocurrency saat ini. Namun untuk eksistensinya di masa depan tergantung dari masing-masing jenis yang ada, karena tentu setiap koin yang beredar saat ini memiliki performa masing-masing.

Ingin tahu informasi lainnya tentang dunia cryptocurrency? Bisa langsung ikuti website kami di alamat https://crypto.markey.id/ dan Anda akan terus mendapatkan berita terbaru setiap harinya. Sampai jumpa!