Kabar kali ini datang dari negeri kangguru, Australia. Salah satu bank besar yang ada di sana. Commonwealth Bank of Australia (CBA) akan meluncurkan layanan pertukaran crypto bagi 6,5 juta pengguna mereka di aplikasi CommonBank.

Kepala eksekutif CBA, Matt Comyn mengaku pihaknya percaya diri bisa memainkan peran penting dalam dunia crypto untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang berkembang serta memberikan kemampuan, keamanan, dan kepercayaan diri dalam platform perdagangan crypto.

Bank Australia Pertama yang Dukung Crypto

Keputusan CBA yang mendukung laju crypto di dunia perbankan mengantarkannya menjadi bank Australia pertama yang mendukung crypto. Ditambah pihak blockchain Australia berpendapat bahwa dengan adanya keputusan CBA tersebut, tidak menutup kemungkinan empat bank besar lainnya akan mengikuti jejak CBA. Empat bank tersebut diantaranya National Australia Bank (NAB), Australia and News Zealand Banking Group (ANZ) dan Westpac.

Artikel Terkait  Luncurkan Kontrak Pintar, Cardano Muncul sebagai Ethereum Killer

CEO Blockchain Australia, Steve Vallas mengatakan kepada Cointelegraph bahwa langkah yang diambil CBA ini menjadi salah satu faktor yang sangat penting karena pada dasarnya empat bank besar di Australia mendukung reputasi nasional dan internasional sebagai tujuan layanan keuangan. Vallas juga percaya ini hanya mengenai waktu saja agar empat bank besar lainnya meluncurkan layanan crypto mereka sendiri.

Selaras dengan pendapat Vallas, Caroline Bowler, CEO pertukaran crypto lokal BTC Markets mengatakan ini ibaratnya seperti pintu air yang sudah terbuka, maka akan lebih banyak lagi air yang akan mengalir. Langkah CBA sangat menarik, padahal selama ini disebut-sebut sebagai salah satu yang tertinggal dalam hal crypto.

Dalam prosesnya, CBA telah bekerja sama dengan pertukaran crypto Gemini dan firma analisis blockchain Chainalysis untuk meluncurkan layanan perdagangan crypto. Kemudian dalam beberapa minggu mendatang, CBA akan melakukan uji contoh kepada beberapa pelanggan mereka sebelum resmi meluncurkan layanan penuh pada 2022 mendatang.

Artikel Terkait  Trading Menggunakan Robot Trading Crypto, Aman kah?

Pihak dari Gemini yang diwakili kepala pengembangan bisnis global, Dave Abner mengaku sangat senang dan bangga dapat bekerja sama dengan CBA dalam tujuan meluncurkan layanan crypto. Dikatakan kerja sama keduanya akan menetapkan standar baru bagi bank dan platform keuangan di Australia dan di seluruh dunia.

CBA Melangkahi Perusahaan Lokal

Di sisi lain terdapat pihak yang kecewa dari adanya kerjasama CBA dengan mitranya. Salah satunya adalah Adrian Przelozny, CEO pertukaran crypto Australia, Independent Reserve, mereka mengungkapkan kekecewaan atas langkah CBA yang bermitra dengan perusahaan luar negeri dan tidak terlibat dengan perusahaan lokal sama sekali. Przelozny mengaku akan menggaet bank-bank Australia lainnya.

Artikel Terkait  Mengenal Metaverse Crypto | Terobosan Teknologi Terbaru

Sebelum mengambil keputusan untuk memasukkan layanan perdagangan crypto ke dalam aplikasi perbankan mereka, CBA sendiri sudah melakukan penelitian kepada para pelanggannya. Hasilnya mereka menemukan banyak pelanggan yang berminat pada aset kripto atau pun yang sudah melakukan perdagangan kripto melalui bursa.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, terdapat 10 aset kripto yang didukung CBA di dalam aplikasi perbankannya, seperti Bitcoin (BTC), Bitcoin Cash (BCH), Ethereum (ETH), Litecoin (LTC), dan lain-lain.

Ingin tahu informasi lainnya tentang dunia cryptocurrency? Bisa langsung ikuti website kami di alamat https://crypto.markey.id/ dan Anda akan terus mendapatkan berita terbaru setiap harinya. Sampai jumpa!