Selain NFT crypto, DFT adalah aset digital lainnya yang menjanjikan banyak profit. Tapi, sudahkah Anda tahu apa bedanya NFT DFT?

Walaupun memiliki nama yang sepintas sama, sejatinya NFT crypto dan DFT adalah dua jenis aset virtual yang berbeda. Lantas apa sajakah kelebihan dan kekurangan sistem NFT dan DFT?

Daripada penasaran, mari simak review lengkap berikut ini terkait dunia NFT DFT crypto. Selamat membaca!

Mengenal NFT Crypto

nft crypto

Anda punya karya seni bernilai tinggi yang ingin dijual ke komunitas khusus? Atau, Anda sendiri tertarik mengumpulkan berbagai aset seni unik nan menarik secara online?

Sekarang Anda bisa berinvestasi karya seni dengan mudah dan praktis menggunakan NFT crypto. Apa itu NFT crypto?

NFT adalah singkatan dari non fungible token, alias token-token yang tak punya nilai tukar tetap. Token NFT dikembangkan dan bisa diperjualbeli memakai blockchain selayaknya aset crypto lain. Bedanya, harga per token NFT berbeda-beda tergantung nilai karya seni yang ia wakilkan.

Misalnya NFT yang menjual Tweet pertama pendiri Twitter yang laku seharga 41 miliar rupiah. Atau NFT lain yang memuat quote motivasi Mark Cuban yang dihargai sebesar 23 juta rupiah. Semakin besar nilai seni, keunikan atau sejarah item yang dijual, maka harga NFT-nya akan kian tinggi.

Jadi Anda tidak bisa asal menukar NFT yang Anda miliki dengan NFT milik orang lain karena nilainya berbeda. Inilah alasan mengapa sebagian besar orang juga menganggap memiliki NFT sama saja dengan mengoleksi karya seni unik atau barang-barang antik berkelas.

Artikel Terkait  KFC Indonesia Keluarkan Non Fungible Token, Simak Penjelasannya!

Cara Kerja Blockchain NFT Crypto

Blockchain NFT tidak hanya memuat nilai aset seni dalam token, tapi juga bukti kepemilikan atas aset tersebut. Bukti pemilik dibuat dalam bentuk kode digital khusus yang akan otomatis terproses setelah transaksi selesai.

Beginilah gambaran sederhana sistem blockchain NFT crypto:

Ketika Anda mengirimkan NFT pada seseorang, maka sebuah entri baru (ledger entry) pada blockchain akan otomatis dibuat. Pada saat yang sama, akan terjadi juga proses pencatatan alamat baru untuk file (karya seni). Pencatatan inilah yang mengukuhkan bukti kepemilikan baru NFT.

Kode-kode khusus bawaan NFT juga akan ditransfer pada penerima aset yang baru. Tujuannya supaya pembeli aset bisa mengecek kembali keaslian NFT yang telah dibeli.

Proses tersebut berbeda dengan transfer crypto jenis lain, semisal katakanlah Bitcoin. Saat mengirim Bitcoin, blockchain hanya membuat entri blok baru (ledger entry) saja. Tidak ada kode bukti kepemilikan apapun yang ditransfer.

Aneka Ragam Kegunaan NFT Crypto

NFT bisa digunakan untuk apa saja, ya? Sampai hari ini, setiap token NFT bisa dimodifikasi untuk merepresentasikan beragam karya seni—mulai dari yang abstrak (seperti lagu, desain virtual, karakter atau elemen game) sampai yang konkret (contohnya koleksi barang antik, koleksi pribadi, lukisan nyata, dan lain-lain).

NFT terkenal atas tingkat fleksibilitas yang sangat tinggi. Namun di sisi lain, komunitas crypto masih mencoba menentukan kegunaan terbaik sekaligus yang paling pas untuk NFT. Jawaban terbanyak sejauh ini terkait fungsi NFT adalah untuk memperjualbelikan karya seni secara online.

NFT memungkinkan para seniman dan masyarakat sama-sama untung. Dari dulu, para artis selalu kesulitan menjual karya mereka dengan baik. Sering kali mereka mendapat pemotongan upah oleh distributor pihak ketiga, atau menjadi korban bajakan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Namun dengan NFT, seniman bisa menjual karya langsung ke penikmat dan memperoleh untung 100% penuh. Sistem blockchain crypto yang digunakan juga menepis kemungkinan karya tersebut dibajak oleh orang lain.

Dari sisi masyarakat, Anda bisa lebih mudah membeli dan menyimpan seluruh koleksi karya seni favorit. Tak peduli seberapa banyak karya yang Anda beli, semuanya pasti tersimpan rapi, aman dan tak mungkin hilang dalam sistem online blockchain.

Cara ini amat berbeda dibandingkan saat menyimpan karya seni fisik yang memakan ruang, repot dipindahkan, rawan rusak dan bisa dicuri.

Mengenal DFT Crypto

Jenis-jenis crypto selalu bertambah dari tahun ke tahun. Alhasil kita jadi punya lebih banyak pilihan untuk mencoba crypto. Nah, koin DFT adalah salah satu aset kripto baru yang menjanjikan banyak profit investasi.

Namun berhati-hatilah, sebab nama DFT memang sekilas tampak sama dengan NFT! Jangan sampai Anda tertukar antara NFT DFT.

DFT adalah koin digital crypto baru buatan DigiFinex. Crypto ini juga dikenal dengan nama DigiFinexToken (token DigiFinex). Walaupun masih tergolong baru, DFT berhasil masuk peringkat 10 besar koin crypto dunia dengan likuiditas dan volume terbesar.

Saat ini satu keping DFT kini dihargai sebesar US$0,078813. Nilai perkepingnya pun terus mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Dalam kurun waktu 24 jam terakhir, aset DFT telah mengalami peningkatan nilai sebesar 5,5% (22/10/2021).

Cara Kerja DFT Adalah

DFT adalah token crypto yang orientasi kerjanya ditujukan penuh untuk keperluan finansial. DFT tidak memiliki keunikan yang sama dengan NFT. Koin ini bisa Anda perjualbelikan dengan bebas. Setiap keping tokennya pun memiliki harga yang seragam (standar).

Blockchain DFT mempunyai tingkat keamanan serta kestabilan yang baik. Terdapat lapisan perlindungan dobel pada blockchain DFT yang menjadikan transaksi lebih aman, cepat dan nyaman tanpa batas ruang atau waktu pemakaian.

Sayangnya, aset DFT tidak bisa Anda beli langsung dengan uang fiat atau uang biasa (seperti dollar, rupiah, yen, euro, dan sebagainya). Koin-koin DFT bisa Anda beli menggunakan aset crypto USDT. Dengan kata lain, Anda harus menukar uang fiat ke USDT sebelum menukarnya kembali ke DFT.

Tapi Anda tidak perlu cemas. Koin-koin DFT bisa dibeli dengan mudah dari berbagai bursa crypto lokal maupun internasional. Harganya pun cukup terjangkau!

Kegunaan DFT Adalah

Apa saja kegunaan DFT crypto? Tentu saja aset ini menawarkan banyak keuntungan finansial untuk Anda.

Pertama, koin DFT bisa digunakan untuk membeli aset maupun berinvestasi di DigiFinex. DFT adalah koin khusus milik instansi tersebut, selayaknya BNB coin milik Binance. Pun berinvestasi DFT langsung di platformnya menjanjikan keuntungan ekstra sebesar 25% komisi.

Selain itu, proses investasi DFT cukup mudah karena semua kebutuhan investasi telah tersedia langsung di platform tersebut. Pengguna sebisa mungkin mengelola aset mereka dengan fleksibel memakai grafik analisis yang tersedia.

Platform DigiFinex juga menawarkan layanan-layanan lain, seperti fiat dagang crypto, tempat leverage investasi, hingga produk-produk manajemen aset (crypto lending, flexi-ear dan quant fund). Alhasil tidak mengherankan banyak orang kini tertarik berinvestasi DFT.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem NFT dan DFT

Kita telah melihat spesifikasi dari NFT DFT. Kini mari kita lihat apa saja kelebihan dan kekurangan sistem NFT dan DFT crypto.

Setiap crypto memang tidak akan pernah lepas dari kelebihan dan kekurangan. Terlepas dari seberapa menjanjikan harganya, kelebihan dan kekurangan sistem NFT dan DFT akan selalu ada. Semua sisi positif negatif ini wajib untuk Anda pelajari sebelum benar-benar memulai investasi:

Plus Minus NFT Crypto

Kelebihan NFT adalah:

  • Fleksibel dan praktis untuk jual beli aset. Anda bisa membeli dan menjual aset kapan saja jika ingin.
  • Dipandang sebagai sebuah investasi kekinian yang bergengsi.
  • Bisa dipakai untuk menginvestasikan benda abstrak maupun konkret yang bernilai tinggi.
  • Kolektor, investor atau pembeli tidak perlu repot menyimpan aset mereka secara fisik. Semua data terjaga aman dalam sistem jaringan blockchain.
  • Seniman bisa memperoleh keuntungan tinggi dan utuh (tidak dipotong biaya administrasi dengan distributor, pajak dan sebagainya).
  • Mencegah plagiat atau pembajakan ilegal.

Sedangkan kekurangan NFT adalah:

  • Tidak adanya patokan harga pasti karena setiap nilai karya seni NFT ditafsirkan secara kualitatif menurut perspektif individu.
  • Rentan terjadi penipuan harga. Tak menutup kemungkinan penjual NFT atau seniman karya sengaja melebih-lebihkan nilai aset agar laku terjual dengan harga tinggi.
  • Dipandang kurang cocok untuk dijadikan investasi utama karena tidak memberi passive income secara berkala seperti crypto lain. NFT lebih tepat menjadi investasi “selingan” yang bersifat hiburan atau koleksi saja.
Artikel Terkait  NFT Gif : Hadiahkan Orang Tersayang dengan Token Ini!

Plus Minus DFT

Kelebihan DFT adalah:

  • Memiliki sifat yang stabil dan teknologi blockchain modern baru nan stabil.
  • Persentase kenaikan harga yang cukup besar sehingga profit lebih banyak.
  • Tersedia komisi besar bagi orang-orang yang menginvestasikan DFT di platform DigiFinex.
  • Investasi mudah dengan beragam fasilitas pendukung lengkap langsung dari platform.

Lalu kelemahan yang patut diwaspadai dari DFT adalah:

  • Sejauh ini masih hanya bisa dibeli dengan USDT. Kita belum bisa membeli DFT langsung dengan uang fiat.
  • Jumlah suplai token masih sedikit, sehingga mempengaruhi ranking token crypto ini di jajaran Coinmarketcap.
  • Beberapa trader mengaku investasi dengan DFT hanya paling maksimal hasilnya jika dilakukan di platform aslinya. Hal ini dinilai agak membatasi ruang gerak investor DFT.

Nah, itulah pembahasan lengkap artikel edisi kali ini seputar NFT DFT crypto. Semoga pembahasan di atas bisa menjawab pertanyaan Anda terkait perbedaan NFT DFT, ya!

Artikel ini hanyalah salah satu referensi ulasan jenis-jenis crypto yang ada di pasar cryptocurrency. Jika Anda tertarik berinvestasi NFT DFT, kami sarankan untuk betul-betul mempelajari semua seluk beluk cara investasi aset tersebut termasuk segenap resikonya. Pasalnya, semua resiko dan keuntungan investasi ditanggung sepenuhnya oleh investor.

Yuk perdalam lagi wawasan cryptocurrency Anda bersama kami! Cukup follow website maupun sosmed kami dan dapatkan ratusan info, berita dan tips investasi crypto gratis terbaru. Sampai bertemu lagi di pembahasan selanjutnya!