Opensea NFT dan wallet adalah marketplace terbesar di dunia khusus NFT. Namun pertanyaannya, bagaimana cara menjual NFT di Opensea?

Melakukan jual beli aset kripto memang tidak bisa dilakukan sembarangan. Sama halnya seperti saham, kini tersedia marketplace khusus untuk bertransaksi NFT dengan aman bernama Opensea wallet.

Yuk langsung saja kita berkenalan dengan cara kerja dan keuntungan Opensea wallet pada artikel berikut ini.  selamat membaca!

Apa Itu Opensea Wallet?

opensea-nft.

Akhir tahun 2020 menjadi masa kejayaan bagi aset kripto NFT (non fungible token). Menurut pemberitaan media Pymnts, jumlah total volume transaksi NFT per quartal akhir 2020 mencapai 35,5 miliar rupiah!

Kabar gembiranya, semua transaksi NFT bisa dilakukan dengan gampang melalui marketplace khusus bernama Opensea. Opensea wallet adalah pasar aset seni kripto pertama sekaligus terbesar dari semua marketplace NFT kripto seluruh dunia.

Opensea NFT menawarkan banyak jenis NFT secara lengkap. Mulai dari karya seni nyata dan digital, lagu/musik, hingga NFT game. Opensea NFT dikembangkan baru pada tahun 2020 lalu. Meski bersifat baru, nyatanya platform ini sudah langsung sukses memproses $21 USD dalam waktu singkat.

Sampai saat ini, tercatat jumlah transaksi NFT di Opensea sudah ada sebanyak 1,1 triliun rupiah. Angka tersebut juga merupakan rekor baru setelah sebelumnya Opensea berhasil mencapai penjualan sebesar 70,5 juta USD.

Banyak orang tertarik berbelanja NFT di Opensea karena koleksinya yang cukup lengkap serta populer. Salah satunya adalah kripto unik bernama CryptoPunks. CrypoPunks adalah aset NFT pertama yang dibuat dengan blockchain Ethereum.

Kini aset tersebut tersedia di Opensea NFT seharga 13,7 triliun rupiah atau setara 305.832,8 keping Ethereum. Walaupun punya harga selangit, hal tersebut tak menyurutkan minat orang-orang membelinya.

Mengenal Opensea Coin

Opensea adalah marketplace NFT berbasis blockchain P2P (peer to peer). Nah, untuk bisa berbelanja atau menjual NFT di sini, maka Anda wajib tahu apa saja jenis Opensea coin yang berlaku.

Semua transaksi kripto nyatanya menggunakan coin-coin tertentu sesuai syarat dan ketentuan dari platform pilihan. Begitu juga dengan Opensea NFT yang punya aturan sendiri.

Biasanya jual beli crypto NFT hanya dilakukan dengan ETH (Ethereum) saja. Namun Opensea coin menyediakan banyak alternatif. Diketahui ada sekitar 200 Opensea coin yang bisa Anda gunakan, seperti ETH, USDC, DAI, SAND, MANA, REVV, MEME, wBTC, dan masih banyak lagi.

5 Keuntungan Opensea Wallet

Kenapa kita harus mencoba Opensea ketimbang marketplace NFT lain? Pasalnya Opensea NFT menyediakan banyak keuntungan yang menggiurkan untuk Anda, seperti:

1. Bebas Temukan Beragam Aset

Ratusan juta NFT baru dan unik beredar setiap hari di platform Opensea. Siapapun bebas membuat, menjual, atau mengumpulkan NFT kesukaan masing-masing tanpa batasan minimal dan maksimal. Banyak kolektor juga menemukan berbagai NFT unik dan “tak biasa” nilainya di platform Opensea.

2. Tersedia Opensea Wallet Khusus

Tidak perlu repot mencari layanan dompet NFT dari aplikasi lain, Opensea NFT sudah menyediakan langsung fitur wallet siap pakai untuk setiap pengguna! Anda hanya perlu mengklik tombol icon dompet yang ada di pojok kanan atas beranda Opensea. Kemudian dompet kripto khususnya sudah bisa digunakan.

3. Aman dan Legal

Dalam transaksi apapun, keamanan dan legalitas adalah dua hal yang utama. Jangan sampai Anda justru rugi karena membeli NFT di tempat yang tak aman dan ilegal. Membeli kripto di jasa layanan ilegal sangat berbahaya karena rawan penipuan.

Namun Anda tidak perlu cemas, sebab Opensea adalah NFT marketplace yang terbukti aman dan legal. Semua aktivitas jual beli di Opensea telah terdaftar resmi dan diawasi secara hukum.

4. Dilengkapi Blog Tutorial Pemula

Masih pemula dan ingin belajar banyak perihal NFT? Tidak perlu cemas, karena Opensea juga mempunyai fitur blog tutorial khusus yang bisa dibaca gratis.

Ada beragam tips dan trik investasi NFT yang bisa Anda akses dari blog Opensea. Banyak pula informasi strategi investasi yang aman sekaligus menguntungkan. Jadi, Anda bisa belajar sekaligus praktek jual beli NFT langsung di Opensea!

5. Fitur Browser Pintar Pencari NFT

Keuntungan terakhir dari Opensea adalah dilengkapi fitur browser pintar untuk mencari NFT sesuai kategorinya. Fitur ini sudah sering kita jumpai pada platform ecommerce biasa.

Layanan opensea sengaja membagi setiap NFT ke berbagai kategori untuk mempermudah konsumen menemukan aset kripto sesuai keinginan. Maka dari itu Anda bisa langsung menyelami berbagai NFT per kategori: karya seni, lukisan, trading cards, musik, e-sport, dan lain-lain.

Artikel Terkait  13 Marketplace NFT Gratis Terbaik yang Wajib Anda Coba!

6 Cara Menjual NFT di Opensea untuk Pemula

Sudah tidak sabar mencoba berjualan di Opensea? Kabar bagusnya, cara jual beli NFT di Opensea sangat mudah untuk pemula.

Anda cuma perlu menyambungkan dompet kripto NFT dan akun Opensea saja. Begitu terkoneksi, Anda sudah bisa langsung menjual dan membeli aset NFT tanpa batas.

Yuk langsung pelajari cara menjual NFT di opensea selengkapnya berikut ini!

1. Buat Aset NFT Anda

Sebelum mencoba cara menjual NFT di Opensea, tentu saja Anda harus sudah punya aset kripto yang ingin dijual terlebih dahulu. Opensea juga menyediakan layanan untuk membuat aset NFT secara langsung dalam aplikasi.

Begini cara membuat NFT untuk dijual di Opensea:

  1. Setting dan siapkan dompet DeFi Anda. Dompet ini berguna untuk menyimpan token NFT dan gas ETH yang diperlukan dalam transaksi. Opensea merekomendasikan DeFi Wallet bernama MetaMask.
  2. Login ke website Opensea dan buat akun. Silahkan akses web Opensea di https://opensea.io/. Selanjutnya ikuti tata-cara pembuatan akun pengguna baru (jika belum punya) pada web.
  3. Masuk ke akun Wallet Anda. Proses ini bertujuan untuk menyinkronisasikan akun Opensea dan wallet Anda. Jika menggunakan dompet selain MetaMask, klik opsi “Use Different Wallet”.
  4. Buat NFT token unik Anda. Klik profil, lalu pilih “My Collections”. Setelahnya klik “Create A Collection” untuk membuat NFT.
  5. Masukkan informasi NFT Anda. Mulai dari nama koleksi, logo, deskripsi koleksi, harga dan lain-lain. Jika sudah lengkap dan benar, klik tombol buat (create).
  6. Tambah karya baru ke NFT. Pilih “Add New” untuk menambah metadata karya ke NFT. Proses ini ‘mengubah’ karya seni ke dalam bentuk token digital (audio, video, gambar, dan lain-lain). Selesaikan tahap ini dengan menyertakan nama NFT dan klik ‘create’. Selesai!

2. Pilih NFT untuk Dijual

Setelah NFT selesai dibuat, Anda bisa langsung menjualnya. Pertama, tentukan dulu NFT yang mau Anda jual ke publik. Caranya:

  1. Cari menu “My Profile”.
  2. Klik sub menu “Wallet”.
  3. Pilih NFT yang mau dijual.

3. Klik Jual

Selesai memilih NFT yang mau dijual, langsung klik tombol “jual” yang berada di pojok kanan atas beranda. Tunggu sejenak, lalu Anda akan beralih ke halaman baru berisi rincian perhitungan harga token. Dari sini kita bisa tahu berapa harga NFT terbaik untuk Anda saat ini.

4. Lengkapi Deskripsi Jual

Jangan lupa lengkapi deskripsi NFT Anda sebelum menjualnya secara umum. Tetapkan harga NFT Anda beserta metode pembelian yang bisa dipilih konsumen: lelang, opsi penawaran harga (nego), atau harga tetap (fix price).

5. Post Your Listing

Setelah melengkapi semua data NFT, kini Anda sudah bisa mulai berjualan di Opensea. Lakukan konfirmasi terakhir dengan mengklik tombol “post your listing” agar NFT bisa beredar di platform dan ditemukan banyak audiens.

Sisanya, Anda hanya perlu menunggu konsumen tertarik membeli karya Anda. Hasil penjualan akan otomatis tersimpan di dompet kripto digital yang terhubung ke akun Opensea Anda.

Artikel Terkait  Apa Itu NFT Esport? Inilah Definisi dan Keuntungannya

6. Biaya Gas ETH di Opensea

Semua proses pendaftaran akun di Opensea gratis 100%. Walau begitu, Anda akan dikenakan biaya gas  Ethereum demi menunjang proses jual beli kripto di platform ini.

Transaksi Opensea berlangsung di platform Ethereum dan memakai ETH. Maka itu berarti, semua transaksinya membutuhkan biaya gas tambahan guna melancarkan proses.

Banyak orang bertanya-tanya berapa biaya gas ETH di Opensea? Jawabannya tergantung pada tingkat kepadatan kerja jaringan Ethereum itu sendiri. Semakin banyak/padat orang yang bertransaksi di jaringan blockchain pada suatu waktu, maka otomatis biaya gas akan semakin mahal. Begitu pula sebaliknya.

Untuk itu, jangan lupa mengecek seluruh detil rincian perhitungan biaya yang terlampir pada halaman deskripsi harga jual, ya!

Demikianlah pembahasan artikel kali ini seputar cara menjual NFT di Opensea. Sekali lagi ingat, setiap transaksi NFT mempunyai resikonya tersendiri. Alangkah baiknya untuk senantiasa mencermati segala syarat, ketentuan dan resiko jual beli NFT agar kelak Anda rugi atau mengalami hal-hal yang tak diinginkan.

Yuk ikuti terus update info kripto terbaru hanya dari CRYPTO MARKEY! Follow websitenya di http://crypto.markey.id/ dan langsung dapatkan banyak artikel kaya wawasan gratis setiap hari. Sampai bertemu lagi!